Pemancing ke Tebing Laut: Antara Tantangan dan Bahaya

Jumat, 7 Februari 2025 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil Basarnas Trenggalek tengah persiapan melakukan pencarian pemancing hilang di perairan Pantai Damas, Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo.

Mobil Basarnas Trenggalek tengah persiapan melakukan pencarian pemancing hilang di perairan Pantai Damas, Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo.

RagamWarta.com – Hobi memancing di kawasan tebing laut menawarkan sensasi tersendiri bagi para pemancing, tapi juga menyimpan risiko tinggi.

Seperti insiden terbaru yang terjadi di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, kemarin Kamis (6/2/2025).

Dimana terdapat seorang pemancing, yang berinisial WT (30), hilang tersapu ombak di perairan Pantai Damas, Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diceritakan Kepala Polsek Watulimo, AKP Muri bahwa WT bersama empat rekannya telah berangkat memancing sejak pukul 11.00 WIB dan tiba di lokasi sekitar satu jam kemudian.

“Saat keempat rekannya masih bersiap dengan peralatan, WT sudah lebih dulu mencari posisi di tebing yang lebih dekat ke perairan,” cerita AKP Muri.

Namun, gelombang besar tiba-tiba menghantam tebing, menyeret WT ke laut.

Hilangnya WT menambah daftar panjang insiden serupa yang kerap terjadi di kawasan tebing laut.

Banyak pemancing yang memilih lokasi ekstrem ini karena dianggap sebagai spot terbaik untuk mendapatkan ikan berukuran besar. Namun, tanpa persiapan yang matang dan pemahaman kondisi laut, hobi ini bisa berujung petaka.

Kepala Polsek Watulimo, juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan saat memancing di lokasi rawan.

“Kami selalu mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama saat cuaca buruk dan gelombang tinggi,” katanya.

Tim SAR yang terdiri dari Polsek Watulimo, TNI AL, Koramil, Polairud, dan Basarnas Pos SAR Trenggalek telah melakukan pencarian sejak Kamis siang.

Namun, karena cuaca gelap dan gelombang tinggi, pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan Jumat pagi (7/2/2025) dengan metode penyisiran darat dan laut.

“Insiden ini semestinya menjadi peringatan bagi para pemancing agar lebih memperhatikan faktor keselamatan,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Operasi Tumpas Narkoba di Trenggalek Berhasil Bongkar 9 Kasus, 12 Tersangka Diamankan
Pencurian Kotak Amal Trenggalek, Polisi Duga Pelaku Gunakan Pelat Nomor Palsu
Musim Kemarau Tiba, BPBD Trenggalek Mulai Suplai Air Bersih ke Warga Panggul
Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan
Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani
Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan
Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Pencurian Kotak Amal Trenggalek, Polisi Duga Pelaku Gunakan Pelat Nomor Palsu

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Musim Kemarau Tiba, BPBD Trenggalek Mulai Suplai Air Bersih ke Warga Panggul

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:07 WIB

Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:02 WIB

Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:02 WIB

Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

Berita Terbaru