RagamWarta.com – Viral video penampakan penahan tebing Bendungan Bagong di Kecamatan Bendungan Trenggalek melorot. Dalam rekaman tersebut, terlihat kerusakan pada bagian tembok bendungan.
Pengawas Utama Paket II Bendungan Bagong, Sriwahyudi angkat bicara dan membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menjelaskan bahwa hujan deras menjadi penyebab utama longsor.
“Peristiwa itu terjadi sekitar hari Jumat kemarin akibat intensitas hujan yang cukup tinggi,” jelas Sriwahyudi, Senin (24/2/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut penjelasan Sriwahyudi, longsor tersebut merusak lapisan shotcrete atau yang lebih dikenal sebagai metode penyemprotan beton yang digunakan untuk mencegah longsor.
“Kerusakan terjadi di area antara bangunan Medan dan bangunan Spillway, tepatnya di atas terowongan pengelak,” paparnya.
Sriwahyudi memperkirakan luas area yang terdampak mencapai sekitar 1.500 hingga 2.000 meter persegi.
Walaupun demikian, ia menegaskan bahwa kerusakan tersebut tidak menghambat jalannya proyek pembangunan bendungan.
“Proses konstruksi tetap berjalan tanpa kendala. Bangunan inti proyek sama sekali tidak terpengaruh oleh insiden ini,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pemasangan shotcrete sebelumnya telah direncanakan untuk mencegah erosi saat hujan.
“Langkah ini memang sudah diperhitungkan agar tanah tidak mudah terkikis,” imbuhnya.
Sebagai tindak lanjut, tim proyek akan melakukan kajian lebih dalam untuk memastikan stabilitas tanah di sekitar lokasi longsor.
“Kami akan mengevaluasi ulang kondisi tanah, termasuk menentukan kedalaman area yang membutuhkan penanganan lebih lanjut,” pungkas Sriwahyudi.






