RagamWarta.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, tim gabungan lakukan ramp check dan tes urine bagi sopir bus di Terminal Tipe A Surodakan, Kamis (20/3/2025).
Ada tiga instansi yang terlibat dalam kegiatan kali ini, yang pertama adalah Satlantas Polres Trenggalek. Kemudian Dinas Perhubungan Kabupaten Trenggalek dan Badan Narkotika Nasional (BNN).
Humas Terminal Trenggalek, Abdan Luthfi menjelaskan bahwa ramp check dilakukan untuk memastikan seluruh bus yang beroperasi dalam kondisi layak jalan.
Pemeriksaan mencakup aspek teknis, uji KIR, serta kelengkapan surat-surat kendaraan.
“Kami memeriksa kondisi teknis bus, termasuk uji KIR dan kelengkapan surat-surat kendaraan untuk memastikan semuanya aman saat beroperasi,” ujar Abdan.
Sementara itu, hasil ramp check menunjukkan bahwa seluruh bus yang diperiksa dalam kondisi layak jalan.
Abdan menegaskan bahwa pemeriksaan dilakukan tanpa tebang pilih, baik untuk bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) maupun Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).
“Jika ada bus yang tidak memenuhi standar, kami akan meminta pihak terkait untuk melakukan perbaikan sebelum beroperasi,” tambahnya.
BNN Trenggalek melakukan tes urine kepada 12 sopir bus. Dari hasil pemeriksaan, satu sopir dinyatakan positif mengandung benzodiazepine, zat yang terdapat dalam obat golongan penenang.
“Sopir tersebut diketahui mengonsumsi obat maag yang mengandung benzodiazepine,” jelas Abdan.
Tes urine dan ramp check ini dinilai penting untuk menjamin keselamatan penumpang, terutama menjelang Idul Fitri saat mobilitas masyarakat meningkat.
Abdan memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi saat arus balik, sehingga kemungkinan ada penambahan armada bus untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang.
“Biasanya, lonjakan tertinggi terjadi pada arus balik, sehingga kemungkinan akan ada penambahan bus untuk mengakomodasi penumpang,” pungkasnya.






