Imbas Efisiensi Anggaran, Arak-Arakan Tumpeng Lebaran Ketupat di Durenan Trenggalek Ditiadakan

Minggu, 6 April 2025 - 23:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi kegiatan arak-arakan tumpeng raksasa saat perayaan lebaran ketupat tahun 2024. (Prokopim TGX)

Dokumentasi kegiatan arak-arakan tumpeng raksasa saat perayaan lebaran ketupat tahun 2024. (Prokopim TGX)

RagamWarta.com – Tradisi arak-arakan tumpeng dalam rangka perayaan Lebaran Ketupat atau Kupatan di Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek tahun 1446 H/2025 ini resmi ditiadakan.

Kepala Desa Durenan, Imam Syafi’i mengatakan bahwa karena adanya efisiensi anggaran dan musyawarah bersama antara panitia perayaan Lebaran Ketupat akhirnya disepakati arak-arakan tumpeng ditiadakan.

“Dengan pertimbangan efisiensi anggaran dan kondisi ekonomi masyarakat yang sedang lesu, maka perayaan arak-arakan Lebaran Ketupat tahun ini ditiadakan,” ujar Imam Syafi’i dikutip dari Tribun Mataraman, Minggu (6/4/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipyun ditiadakan, Imam memastikan bahwa inti dari perayaan Lebaran Ketupat yaitu tradisi silaturahmi ke tokoh agama, pondok pesantren, dan sanak saudara tetap berlangsung seperti biasa.

“Sebenarnya, silaturahmi warga ke ndalem (rumah) kiai dan para gus di pondok pesantren itulah yang menjadi kegiatan paling sakral,” tambahnya.

Sementara tradisi menyajikan ketupat gratis di rumah-rumah warga juga tetap ada, meski disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

Sebagai pengganti, rumah tokoh masyarakat dan tokoh agama menyediakan dalam jumlah lebih banyak. Imam Syafi’i, misalnya, menyediakan sekitar 250 porsi ketupat untuk para tamu.

“Kalau di ndalem pondok, biasanya lebih banyak lagi karena tamunya juga lebih banyak,” ujar Imam saat dikonfirmasi.

Terakhir Imam juga bercerita bahwa arak-arakan tumpeng ketupat raksasa untuk memperingati Lebaran Ketupat di Durenan telah berlangsung sejak tahun 2009. Tradisi ini sempat terhenti saat pandemi Covid-19.

 

Berita Terkait

Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG
HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya
Filial Bulog KP Karangsoko Diresmikan Emil Dardak, Siap Perkuat Cadangan Pangan
Dispora Trenggalek Sambangi Juara Internasional MCGG, Dorong Pembinaan Berkelanjutan
Kapolres Trenggalek Baru, AKBP Rizky Resmi Pimpin Polres Trenggalek
Pemuda Trenggalek Juara Magic Chess Internasional, Kalahkan Filipina, hingga Vietnam
Kondisi Bayi yang Ditemukan di Desa Banaran Sehat, RSUD Lakukan Observasi 3 Hari
Kebakaran Hutan di Trenggalek Capai 10,5 Hektare, BPBD Imbau Warga Tak Bakar Lahan

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WIB

HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:17 WIB

Filial Bulog KP Karangsoko Diresmikan Emil Dardak, Siap Perkuat Cadangan Pangan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Dispora Trenggalek Sambangi Juara Internasional MCGG, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:37 WIB

Kapolres Trenggalek Baru, AKBP Rizky Resmi Pimpin Polres Trenggalek

Berita Terbaru