Mau Kerja ke Korea atau Jepang, Pemkab Trenggalek Siapkan Jalur Mudah Tanpa Biaya di Awal

Senin, 14 April 2025 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan MoU antara Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek, PT Intersolusi Indonesia, dan BPR Jwalita di Pendopo Manggala Praja Nugraha. (Foto : Prokopim TGX)

Penandatanganan MoU antara Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek, PT Intersolusi Indonesia, dan BPR Jwalita di Pendopo Manggala Praja Nugraha. (Foto : Prokopim TGX)

RagamWarta.com – Ada kabar baik warga Trenggalek yang memiliki cita-cita bekerja ke ke luar negeri khususnya Korea Selatan dan Jepang. Sekarang calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) bisa berangkat tanpa harus keluar uang dulu.

Kemudahan tersebut tercipta karena kerjasama yang terjalin antara PT Intersolusi Indonesia, dan BPR Jwalita yang merupakan badan usaha milik Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek.

Kabar baik tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dengan perwakilan Korea Selatan Lee Kyeong Youn, PT Intersolusi Indonesia, dan BPR Jwalita.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Mas Ipin sapaan akrab Bupati Trenggalek menerangkan bahwa, kerja sama ini merupakan bentuk dukungan Pemkab bagi warga Trenggalek yang ingin bekerja ke luar negeri.

“Mereka pahlawan devisa. Kita pastikan tidak tertipu dan tidak boncos. Makanya MoU ini disaksikan langsung oleh Mr. Lee dari Korea, Bu Esther dari PT pelatihan dan penyalur, serta BPR Jwalita,” kata Mas Ipin, Sabtu (12/4/2025).

Walaupun mendukung warganya menjadi PMI, Mas Ipin mengaku tetap berkomitmen membuka lapangan kerja. Namun jika ada peluang di luar negeri yang menjanjikan penghasilan lebih baik, Pemkab siap memfasilitasi.

“Hidup itu pilihan. Kita ciptakan lapangan kerja di Trenggalek, tapi kalau ada kesempatan di luar negeri yang lebih menjanjikan, kenapa tidak,” tegas Mas Ipin usai tandatangani MoU di Pendapa Manggala Praja Pratama.

Sementara itu, Direktur Utama PT Solusi Terampil Global, Lee Kyeong Youn menyampaikan apresiasinya terhadap Trenggalek. Ia menyebut sudah 29 tahun Korea Selatan, khususnya Provinsi Gyeongnam bekerja sama dengan Jawa Timur.

“Dari semua daerah di Jatim, saya paling suka Trenggalek. Anak-anak di sini mau belajar bahasa Korea dulu sebelum bekerja, itu lebih mudah dan hemat,” ujar Mr. Lee.

Dalam kesempatan ini, pihaknya juga berharap program ini sukses dan bisa mendorong kemajuan Trenggalek dan Indonesia.

“Kalau anak-anak bisa kirim uang ke Trenggalek, kabupaten ini akan maju. Indonesia juga ikut maju,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli
Bupati Trenggalek dan Istri Pakai Baju Adat Suku Asmat saat Pengibaran Bendera
Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare
Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang
Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG
HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya
Filial Bulog KP Karangsoko Diresmikan Emil Dardak, Siap Perkuat Cadangan Pangan
Dispora Trenggalek Sambangi Juara Internasional MCGG, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WIB

HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya

Berita Terbaru