Pemkab Trenggalek Adakan Pelatihan Berbasis Kompetensi, Lulus Dapat Dua Sertifikat Sekaligus

Senin, 7 Juli 2025 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan berbasis kompetensi yang diadakan oleh Disperinaker Trenggalek.

Pelatihan berbasis kompetensi yang diadakan oleh Disperinaker Trenggalek.

RagamWarta.com – Tingginya angka pengangguran terbuka jadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Trenggalek.

Melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, pemerintah daerah meluncurkan pelatihan berbasis kompetensi yang tak hanya memberi keahlian, tapi juga dua sertifikat sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Program ini mencakup lima bidang pelatihan, yakni tata rias, menjahit (tata busana), tata boga, teknik pengelasan, dan barbershop. Masing-masing pelatihan diikuti oleh 20 peserta, sehingga total peserta mencapai 100 orang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelatihan ini merupakan upaya kami untuk menciptakan lapangan kerja dan mengurangi angka pengangguran,” ujar Kepala Disperinaker Trenggalek, Heri Julianto saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (7/7/2025).

Heri menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak sekadar bersifat formalitas, melainkan benar-benar diarahkan agar peserta memiliki keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja.

Durasi pelatihannya pun bervariasi, tidak bisa diselesaikan dalam satu atau dua hari saja. Ada yang berlangsung hingga 18 hari, tergantung bidang pelatihannya.

“Pelatihan berbasis kompetensi ini bertujuan agar peserta benar-benar menguasai keahlian secara praktis. Setelah selesai, mereka juga akan mendapatkan dua sertifikat, yaitu dari Pemkab Trenggalek dan BNSP. Sertifikat dari BNSP ini sangat penting karena berlaku secara nasional bahkan internasional,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Disperinaker Trenggalek menggandeng sejumlah lembaga pelatihan kerja (LPK) dan sekolah kejuruan.

LPK Sanita menangani pelatihan barbershop dan tata rias, LPK Tatik Modes untuk pelatihan menjahit, serta SMK Negeri 2 Trenggalek untuk pelatihan teknik pengelasan karena keterbatasan sarana yang dimiliki Disperinaker.

Heri juga menyampaikan bahwa tingkat kelulusan peserta dalam pelatihan sebelumnya mencapai 100 persen kompeten. Ia optimistis, untuk tahun ini capaian itu dapat dipertahankan.

“Setelah pelatihan selesai, kami tetap melakukan pendampingan melalui grup evaluasi. Di situ para instruktur bisa membantu lulusan jika mengalami kendala di lapangan. Ini juga menjadi cara kami mengevaluasi apakah mereka bisa langsung terserap dunia kerja,” imbuh Heri.

Dalam kesempatan ini Heri juga berharap Trenggalek bisa memiliki Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja (UPT BLK) sendiri. Menurutnya, keberadaan UPT BLK sangat krusial agar Trenggalek dapat mengakses lebih banyak program dari pemerintah pusat maupun provinsi.

“Selama ini kami hanya mengandalkan APBD yang jumlahnya sangat terbatas. Kalau ada UPT BLK, setidaknya Trenggalek tidak terlalu tertinggal dari kabupaten/kota lain,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli
Bupati Trenggalek dan Istri Pakai Baju Adat Suku Asmat saat Pengibaran Bendera
Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare
Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang
Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG
HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya
Filial Bulog KP Karangsoko Diresmikan Emil Dardak, Siap Perkuat Cadangan Pangan
Dispora Trenggalek Sambangi Juara Internasional MCGG, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WIB

HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya

Berita Terbaru