Pelaku Usaha Pertanyakan Pembatalan PHBN Agustus di Alun-Alun Trenggalek

Jumat, 25 Juli 2025 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat para pelaku usaha jasa rias datangi kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek.

Saat para pelaku usaha jasa rias datangi kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek.

RagamWarta.com – Sejumlah pelaku usaha di Trenggalek mendatangi Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Kabupaten Trenggalek, Kamis (24/7/2025).

Mereka datangi Disparbud Trenggalek untuk menyampaikan aspirasi terkait pembatalan kegiatan Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) selama bulan Agustus di alun-alun.

Diketahui, kebijakan pembatalan tersebut merupakan keputusan Bupati Trenggalek yang diambil setelah mediasi antara pedagang kaki lima (PKL) dan event organizer (EO) terkait tarif sewa stand tidak membuahkan kesepakatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sri Wahyuni, salah satu pelaku usaha jasa rias pengantin, menegaskan bahwa kedatangan mereka bukan bentuk aksi unjuk rasa, melainkan untuk menyampaikan aspirasi secara baik-baik.

“Kami pengin menyampaikan unek-unek. Kemarin ada kegiatan PHBN, kok sekarang ditiadakan. Teman-teman tadi minta kepada Bapak Kepala (Parbud) untuk menjembatani dan menyampaikan aspirasi kami ke atasan,” ujar Sri.

Ia menilai pembatalan kegiatan PHBN akan berdampak pada banyak sektor usaha, khususnya pelaku jasa seperti perias, seniman, penyedia dekorasi, sewa baju, hingga penyedia sound system.

“Ini dari seluruh pelaku usaha dan semua pelaku jasa terdampak. Kami bukan demo. Kami menyewa ruangan ini untuk silaturahmi dan menjembatani aspirasi,” imbuhnya.

Saat ditanya mengenai anggapan bahwa pembatalan PHBN disebabkan oleh aksi PKL, Sri enggan memberikan komentar lebih jauh. Namun ia mempertanyakan alasan mendasar dibalik keputusan pembatalan kegiatan.

“Kenapa tahun ini dibatalkan? Padahal ini momen kemerdekaan. Hanya karena ada sesuatu, lalu kegiatan besar seperti karnaval ditiadakan, itu ada apa?” ucapnya.

 

Berita Terkait

Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli
Bupati Trenggalek dan Istri Pakai Baju Adat Suku Asmat saat Pengibaran Bendera
Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare
Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang
Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG
HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya
Filial Bulog KP Karangsoko Diresmikan Emil Dardak, Siap Perkuat Cadangan Pangan
Dispora Trenggalek Sambangi Juara Internasional MCGG, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WIB

HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya

Berita Terbaru