Klarifikasi Kepala Sekolah SMAN 1 Kampak Terkait Tuntutan Transparansi Anggaran

Rabu, 27 Agustus 2025 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Sekolah SMAN 1 Kampak, Trenggalek, Bahtiar Kholili saat dikonfirmasi di ruangan. (Foto: Istimewa)

Kepala Sekolah SMAN 1 Kampak, Trenggalek, Bahtiar Kholili saat dikonfirmasi di ruangan. (Foto: Istimewa)

RagamWarta.com – Kepala Sekolah SMAN 1 Kampak, Trenggalek, Bahtiar Kholili memberikan klarifikasi usai adanya aksi unjuk rasa ratusan siswa pada Selasa (26/8/2025) yang menuntut transparansi dana komite.

Menurutnya, akar masalah yang dipersoalkan siswa sejatinya lebih banyak berkaitan dengan komite sekolah, bukan sepenuhnya pihak sekolah.

“Yang disuarakan anak-anak itu sebenarnya banyak terkait komite. Hanya saja, komite belum sempat hadir saat pertemuan karena undangannya memang mendadak,” jelas Bahtiar, Rabu (27/8/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahtiar menegaskan bahwa dana yang dihimpun dari wali murid bersifat sukarela dengan peruntukan yang jelas.

Bahkan dana tersebut terbagi dalam beberapa pos, antara lain peningkatan mutu pendidikan, amal jariyah, dan tabarrot untuk pembangunan musala.

Hingga Juli 2025, jumlah akumulasi dana peningkatan mutu pendidikan yang tercatat mencapai sekitar Rp 172 juta dan seluruhnya disimpan di rekening bank.

“Dana itu tidak dikelola secara pribadi, melainkan tersimpan di bank dan penggunaannya jelas, untuk kebutuhan siswa dan sekolah. Mulai dari ujian semester, kegiatan belajar mengajar, sampai fasilitas sekolah seperti kamar mandi, paving, dan tempat parkir,” paparnya.

Menanggapi tudingan bahwa dana komite jarang dirasakan dalam kegiatan lomba, Bahtiar meluruskan. Menurutnya, sekolah selalu menanggung biaya untuk lomba resmi yang bersifat struktural, seperti FLS2N.

Namun, untuk lomba non-struktural yang diajukan langsung oleh klub siswa ke pihak luar, dukungan yang diberikan berupa administratif, bukan finansial.

“Kalau lomba resmi dan terstruktur, sekolah pasti menanggung biaya. Tapi kalau lomba mandiri, biasanya kami bantu administrasinya. Kemungkinan di sinilah terjadi miskomunikasi dengan anak-anak,” tambahnya.

Ia berharap aksi siswa kemarin bisa menjadi ruang klarifikasi, sehingga tidak ada lagi kesalahpahaman mengenai penggunaan dana komite.

“Kami terbuka, siap menjelaskan secara detail dalam forum bersama orang tua siswa maupun komite resmi. Intinya, dana yang dihimpun dipergunakan untuk kepentingan sekolah dan siswa, bukan untuk pribadi siapapun,” tegas Bahtiar.

 

Berita Terkait

Kebakaran Showroom Motor di Trenggalek: 43 Unit Ludes Terbakar, Kerugian Tembus Rp700 Juta!
DPRD Trenggalek Soroti Revitalisasi 4 Destinasi Wisata 2027, Ini Catatan Pentingnya
PAD Pariwisata Trenggalek Baru 68 Persen, DPRD Pertanyakan Target Rp9,2 Miliar
Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Juara
Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti
Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya
Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga
Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Kebakaran Showroom Motor di Trenggalek: 43 Unit Ludes Terbakar, Kerugian Tembus Rp700 Juta!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:25 WIB

DPRD Trenggalek Soroti Revitalisasi 4 Destinasi Wisata 2027, Ini Catatan Pentingnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:58 WIB

PAD Pariwisata Trenggalek Baru 68 Persen, DPRD Pertanyakan Target Rp9,2 Miliar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Juara

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti

Berita Terbaru