Bupati Trenggalek: Ada Tiga Solusi untuk Memulihkan Koperasi Madani

Kamis, 2 Oktober 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin berbincang dengan kuasa hukum anggota koperasi Madani di Gedung Bhawarasa lantai dua.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin berbincang dengan kuasa hukum anggota koperasi Madani di Gedung Bhawarasa lantai dua.

Ragamwarta.comBupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memfasilitasi upaya penyelesaian masalah yang tengah dihadapi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Madani.

Hal itu disampaikannya usai menemui sybupBupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin berbincang dengan kuasa hukum anggota koperasi Madani di Gedungejumlah anggota koperasi di Aula Gedung Bhawarasa, Rabu (1/10/2025).

Menurut Mas Ipin sapaan akrab Bupati Trenggalek ada beberapa langkah yang bisa ditempuh untuk menjaga likuiditas koperasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertama, dilakukan perbaikan akad dan peninjauan kembali terhadap kredit macet, terutama terkait kejelasan jaminan. Kedua, mendorong mekanisme take over bagi nasabah lancar dengan status pekerjaan tetap agar bisa dialihkan ke bank lain.

“Dengan cara itu, Madani Trenggalek bisa mendapat likuiditas untuk mencairkan dana anggota,” jelas Mas Ipin.

Lebih lanjut, ia juga menekankan akan pentingnya peran pemerintah pusat karena KSP Madani berstatus koperasi nasional.

Pemkab Trenggalek bahkan berencana memfasilitasi pertemuan pengurus koperasi dengan kementerian terkait di Jakarta pada pertengahan Oktober mendatang.

Meski demikian, Bupati Trenggalek juga menegaskan bahwa tidak menutup kemungkinan anggota menempuh jalur hukum.

“Nasabah punya hak untuk menggugat, itu sah-sah saja. Saya juga bagian dari masyarakat yang dananya tertahan di Madani. Jadi apapun yang bisa ditempuh, kita tempuh bersama agar uang anggota bisa kembali,” tegasnya.

Bupati berharap permasalahan yang ada hanya sebatas risiko likuiditas, bukan fraud. Jika masih bisa diselamatkan, Madani Trenggalek diharapkan kembali sehat dan dapat melanjutkan kiprahnya sebagai salah satu koperasi syariah terbaik tingkat nasional.

“Semoga Madani Trenggalek hanya terkendala likuiditas, karena uangnya banyak yang belum kembali ke Koperasi. Tapi kalau sampai Fraud, mungkin akan ada upaya hukum yang ditempuh anggota,” tutupnya.

Berita Terkait

Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli
Bupati Trenggalek dan Istri Pakai Baju Adat Suku Asmat saat Pengibaran Bendera
Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare
Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang
Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG
HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya
Filial Bulog KP Karangsoko Diresmikan Emil Dardak, Siap Perkuat Cadangan Pangan
Dispora Trenggalek Sambangi Juara Internasional MCGG, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WIB

HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya

Berita Terbaru