Trenggalek Tak Lagi Buka Lowongan Guru Honorer, Tunggu Mekanisme Rekrutmen Baru dari Pusat

Senin, 6 Oktober 2025 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Doc. Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin lantik PPPK di GOR Gajah Putih.

Doc. Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin lantik PPPK di GOR Gajah Putih.

RagamWarta.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek memastikan tidak akan membuka pendaftaran guru honorer atau non-ASN untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di wilayahnya.

Keputusan ini mengikuti amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menegaskan penyelesaian status pegawai non-ASN di seluruh instansi pemerintahan.

Sebagai gantinya, pemerintah daerah kini menunggu kebijakan baru dari pemerintah pusat mengenai mekanisme rekrutmen guru. Salah satu wacana yang tengah dikaji adalah perekrutan tenaga pendidik melalui jalur Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan.

Kepala Bidang Pemetaan dan Pengembangan Pendidikan Dinas Pendidikan Trenggalek, Wawan Catur Prasetyo, menjelaskan bahwa seluruh guru honorer di Trenggalek saat ini telah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Kita ikuti perkembangan mekanisme rekrutmen yang akan diluncurkan oleh kementerian. Wacana dari pusat, calon guru berasal dari PPG Prajabatan,” ujar Wawan, Senin (6/10/2025).

Ia menambahkan, sejumlah lulusan PPG Prajabatan diketahui telah menjadi guru relawan di beberapa sekolah, namun pihaknya tetap menunggu regulasi resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Kita ikuti perkembangannya seperti apa,” lanjutnya.

Wawan Catur tak menampik kebutuhan tenaga pendidik di Trenggalek memang masih belum sepenuhnya terpenuhi meski seluruh guru honorer telah diangkat sebagai PPPK.

“Secara jumlah memang masih kurang. Semoga ke depan pemerintah pusat juga memikirkan bahwa kekurangan guru itu ada di daerah,” pungkasnya.

Sementara itu, kelompok guru PPG Prajabatan Kabupaten Trenggalek baru-baru ini juga menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Trenggalek.

Dalam forum kali itu, para relawan guru PPG Prajab menyampaikan aspirasi agar pemerintah daerah dapat membuka peluang bagi mereka untuk ikut berkontribusi di sekolah-sekolah negeri.

Salah satu perwakilan relawan guru PPG Prajab, menyampaikan bahwa mereka telah menjalani pelatihan profesi secara resmi dan memenuhi syarat sebagai tenaga pendidik bersertifikat.

Namun hingga kini belum ada mekanisme yang memungkinkan penempatan mereka di satuan pendidikan formal.

 

Berita Terkait

Dipilih Lewat Seleksi Terbuka, Ini Alasan Khoirul Ansori Didapuk Direktur PDAM Trenggalek
Mas Ipin Tak Terapkan WFH di Trenggalek, Bila Tidak Ada Bukti Penghematan APBD
Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin
LKPJ Trenggalek 2025 Diserahkan, Wabup Akui Belum Puaskan Publik Meski PDRB Tumbuh
Pemutakhiran Data Bansos Trenggalek Disoroti Gus Ipul, Integrasi Data ke BPS Jadi Kunci
Jadi Lebaran, THR ASN Trenggalek Ditarget Cair Sebelum Cuti Bersama
Begini Alasan Proyek Jalan Ngetal-Kampak Trenggalek Dilengkapi Drainase 1,4 Km
Dapat Bantuan Jembatan dari Prabowo, Bupati Trenggalek Sampaikan Terima Kasih

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:06 WIB

Dipilih Lewat Seleksi Terbuka, Ini Alasan Khoirul Ansori Didapuk Direktur PDAM Trenggalek

Kamis, 2 April 2026 - 19:03 WIB

Mas Ipin Tak Terapkan WFH di Trenggalek, Bila Tidak Ada Bukti Penghematan APBD

Rabu, 1 April 2026 - 17:05 WIB

Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:08 WIB

LKPJ Trenggalek 2025 Diserahkan, Wabup Akui Belum Puaskan Publik Meski PDRB Tumbuh

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:03 WIB

Pemutakhiran Data Bansos Trenggalek Disoroti Gus Ipul, Integrasi Data ke BPS Jadi Kunci

Berita Terbaru