87 Personel Polres Trenggalek Jalani Ujian Bela Diri sebagai Syarat Kenaikan Pangkat

Rabu, 5 November 2025 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ujian Kenaikan Pangkat yang diselenggarakan oleh Polres Trenggalek di GOR Gajah Putih, Rabu (5/11/2025)

Ujian Kenaikan Pangkat yang diselenggarakan oleh Polres Trenggalek di GOR Gajah Putih, Rabu (5/11/2025)

RagamWarta.com – Menjelang periode kenaikan pangkat 1 Januari 2026, sebanyak 87 personel Polres Trenggalek harus lebih dulu melewati ujian bela diri Polri.

Ujian yang berlangsung di GOR Gajah Putih, Rabu (5/11/2025) itu menjadi tahapan penting bagi anggota untuk membuktikan kelayakan dan kesiapan fisik sebelum naik pangkat.

Dalam pelaksanaan Ujian Kenaikan Pangkat (UKP), para peserta diuji kemampuan dasar bela diri Polri, mulai dari jatuhan, roll, pukulan, tangkisan, tendangan, hingga membawa tahanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka juga harus menguasai teknik menghadapi serangan tanpa alat seperti cekikan, sekapan, maupun todongan senjata, serta bela diri menggunakan alat seperti tongkat, borgol, dan kopelrim.

Kepala Bagian Sumber Daya Manusia atau disingkat Kabag SDM Polres Trenggalek, Kompol Sudaroini menjelaskan bahwa ujian bela diri ini menjadi salah satu indikator profesionalitas anggota Polri.

“Selain masa kerja sudah memenuhi syarat, untuk bisa naik pangkat anggota wajib mengikuti rangkaian ujian seperti bela diri, uji kompetensi, penelitian personel, maupun 13 komponen lain yang telah ditetapkan. Jadi prosesnya tidak ujug-ujug,” ungkap Kompol Sudaroini.

Untuk memastikan ujian berjalan objektif, Polres Trenggalek menunjuk pelatih dan penguji berpengalaman di bawah komando AKP Suyono selaku Ketua Harian PJSI Trenggalek yang juga menyandang sabuk Dan 2 Judo.

“Laksanakan UKP ini dengan serius. Perhatikan betul apa yang disampaikan oleh pelatih dan penguji,” pesannya.

Kegiatan UKP ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 5–6 November 2025. Hari pertama digunakan untuk penyegaran materi dan latihan, sedangkan hari kedua menjadi momen penentuan hasil ujian.

Peserta yang lolos nantinya akan diusulkan untuk kenaikan pangkat periode awal tahun depan.

Dari total peserta, tiga di antaranya mengikuti UKP pengabdian yang terdiri dari satu perwira menengah dan dua bintara. Sementara 84 lainnya merupakan peserta reguler dengan rincian 13 perwira pertama dan 71 bintara.

 

Berita Terkait

Muktamar ke-35 NU Usai, Emil-Ipin Harap Kepengurusan Baru Kembali Guyub
Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli
Bupati Trenggalek dan Istri Pakai Baju Adat Suku Asmat saat Pengibaran Bendera
Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare
Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang
Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG
HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya
Filial Bulog KP Karangsoko Diresmikan Emil Dardak, Siap Perkuat Cadangan Pangan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:05 WIB

Muktamar ke-35 NU Usai, Emil-Ipin Harap Kepengurusan Baru Kembali Guyub

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Bupati Trenggalek dan Istri Pakai Baju Adat Suku Asmat saat Pengibaran Bendera

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang

Berita Terbaru