Tirtha Pure, AMDK Lokal Trenggalek yang Mengandalkan Air Pegunungan

Sabtu, 22 November 2025 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Trenggalek Syah Mohammad Natanegara tunjukan produk Tirtha Pure buatan Perumda Tirta Wening Trenggalek. (Prokopim TGX)

Wakil Bupati Trenggalek Syah Mohammad Natanegara tunjukan produk Tirtha Pure buatan Perumda Tirta Wening Trenggalek. (Prokopim TGX)

RagamWarta.com – Perumda Tirta Wening Trenggalek resmi meluncurkan Tirtha Pure, produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang mengandalkan sumber air pegunungan murni dengan kadar pH 7,5.

Tirtha Pure hadir dalam beberapa varian kemasan, mulai dari gelas 120 ml, botol 220 ml, botol 600 ml hingga kemasan galon.

Pada tahap awal, produksi difokuskan pada dua jenis kemasan yang paling dibutuhkan, yakni gelas 120 ml untuk kebutuhan hajatan dan botol 220 ml yang diproyeksikan masuk ke paket konsumsi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain varian kemasan yang cukup lengkap, harga Tirtha Pure juga dibuat kompetitif.

  • Kemasan gelas 120 ml dijual seharga Rp20.000 per dus (48 pcs),
  • Kemasan botol 220 ml Rp22.000 per dus (24 pcs),
  • Kemasan botol 600 ml Rp43.000 per dus (24 pcs).
  • Kemasan galon, harga dipatok Rp32.000 untuk galon baru plus isi, dan Rp18.000 untuk isi ulang.

Produksi Tirtha Pure dilakukan di Desa Ngares, Kabupaten Trenggalek, dengan kapasitas mencapai 5 liter air per detik. Perumda menargetkan penjualan 1.000 galon per bulan pada fase awal pemasaran sembari memperluas jaringan distribusi melalui sistem keagenan.

Dengan karakteristik air pegunungan yang segar dan kadar pH yang stabil, Tirtha Pure diklaim mampu menjadi alternatif baru bagi masyarakat yang menginginkan air minum berkualitas namun tetap ekonomis.

Seperti penjelasan Direktur Perumda Tirta Wening Trenggalek, Sudarmono bahwa Thirta Pure diproduksi dari sumber air pegunungan dengan kualitas yang terjaga.

“Tirtha Pure kami hadirkan sebagai pilihan baru bagi masyarakat. Selain dari sumber air pegunungan asli, air ini juga memiliki pH 7,5. Namun kami fokus untuk masuk ke pasar AMDK agar harganya tetap terjangkau dan bisa diterima lebih luas,” terangnya.

Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara yang hadir dalam peluncuran menilai Tirtha Pure berpotensi menjadi produk unggulan baru di Trenggalek.

“Kami mengapresiasi Tirta Wening yang berhasil melahirkan produk Tirtha Pure. Harapannya bisa mendongkrak perekonomian dan menambah PAD Kabupaten Trenggalek,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, juga menyampaikan dukungan terhadap hadirnya produk lokal ini.

“Ini karya luar biasa. Mudah-mudahan Tirtha Pure bisa berkembang di Trenggalek dan dikenal luas di daerah lain,” katanya.

 

Berita Terkait

Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Gelar Juara
Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti
Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya
Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga
Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan
Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi
Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Gelar Juara

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan

Berita Terbaru