Vaksinasi PMK Trenggalek Digeber 40 Hari, 12.000 Dosis Disiapkan

Senin, 2 Februari 2026 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ririn Hari Setiani, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Perikanan Trenggalek suntikan vaksin pada hewan ternak.

Ririn Hari Setiani, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Perikanan Trenggalek suntikan vaksin pada hewan ternak.

RagamWarta.com – Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Peternakan dan Perikanan mulai mengintensifkan upaya penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.

Upaya vaksinasi PMK Trenggalek dimulai dari vaksinasi massal selama 40 hari ke depan menggunakan 12.000 dosis vaksin yang diterima dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Perikanan Trenggalek, Ririn Hari Setiani mengatakan vaksinasi mulai diterapkan sejak hari ini dengan menerjunkan tujuh tim ke lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan vaksinasi dijadwalkan berlangsung setiap hari kerja, Senin hingga Jumat, dan tetap berjalan meski memasuki bulan puasa.

“Untuk penanggulangan PMK, kami tetap melakukan pengobatan apabila ada laporan kasus. Sedangkan untuk pencegahan, minggu kemarin kami menerima dropping vaksin dari provinsi sebanyak 12.000 dosis.

Mulai hari ini sudah kami aplikasikan dengan tujuh tim yang turun selama 40 hari ke depan,” kata Ririn Hari Setiani.

Kasus PMK di Trenggalek Cenderung Menurun

Ririn Hari Setiani menjelaskan, perkembangan PMK di Trenggalek saat ini terpantau relatif terkendali.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, tidak ditemukan hewan ternak yang sakit di Pasar Hewan, dan secara umum jumlah laporan kasus juga mengalami penurunan.

“Kalau di Pasar Hewan tidak ada yang sakit. Laporan kasus juga menurun. Biasanya di awal tahun, seperti awal 2025 kemarin, kasus cenderung naik karena saat itu belum ada vaksin. Alhamdulillah sekarang tidak banyak laporannya,” ujarnya.

Ia menegaskan, hingga wawancara terakhir dilakukan, belum ada indikasi kenaikan kasus PMK di Kabupaten Trenggalek.

Sasaran Vaksinasi Sapi dan Kambing

Vaksinasi PMK tahap pertama ini menyasar seluruh sapi dan kambing milik peternak. Namun demikian, Dinas Peternakan masih menghadapi tantangan berupa penolakan vaksinasi dari sebagian peternak, sebagaimana yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

“Sasarannya semua sapi dan kambing. Kami berharap peternak mau, karena memang masih ada penolakan vaksin di beberapa tahun terakhir,” jelas Ririn Hari Setiani.

Untuk tahap awal, sebanyak 12.000 dosis vaksin ditargetkan habis digunakan sebelum pengambilan vaksin tahap berikutnya.

Pemerintah daerah juga berencana kembali mengambil vaksin tambahan pada akhir Maret, meski jumlah pastinya masih menunggu informasi resmi dari pemerintah provinsi.

“Nanti akhir Maret rencananya kami ambil lagi, tapi jumlahnya belum ada informasi dari provinsi. Yang jelas, 12.000 dosis ini harus habis terlebih dahulu sebelum pengambilan berikutnya,” tambahnya.

Pasar Hewan Tidak Jadi Sasaran Vaksinasi

Terkait lokasi vaksinasi, pasar hewan tidak menjadi sasaran karena aktivitas jual beli ternak dinilai menyulitkan pelaksanaan vaksinasi. Selain itu, jumlah populasi ternak di Trenggalek saat ini disebut masih lebih besar dibandingkan ketersediaan dosis vaksin yang ada.

“Kalau pasar hewan tidak kami vaksin karena di sana ada aktivitas jual beli. Populasi ternak juga memang lebih banyak dibandingkan jumlah dosis yang tersedia saat ini,” pungkas Ririn Hari Setiani.

Berita Terkait

Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli
Bupati Trenggalek dan Istri Pakai Baju Adat Suku Asmat saat Pengibaran Bendera
Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare
Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang
Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG
HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya
Filial Bulog KP Karangsoko Diresmikan Emil Dardak, Siap Perkuat Cadangan Pangan
Dispora Trenggalek Sambangi Juara Internasional MCGG, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WIB

HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya

Berita Terbaru