RagamWarta.com – Camat Pule Dwi Ratna Widyawati resmi dimutasi menjadi Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Trenggalek.
Wakil Bupati Trenggalek Syah Mohamad Natanegara menegaskan, mutasi ini merupakan bagian dari evaluasi yang dilakukan Pemkab Trenggalek menyusul berbagai aspirasi masyarakat Kecamatan Pule.
Ada dua pejabat administrator di lingkungan Pemkab Trenggalek yang dimutasi pada Jumat (8/5/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pergeseran kali ini menyita perhatian masyarakat karena sebelumnya di Kecamatan Pule sempat diwarnai gelombang protes. Dalam aksi unjuk rasa, warga minta mengevaluasi kepemimpinan Camat Pule.
Demi kondusifitas di Kecamatan Pule, Pemkab Trenggalek akhirnya mengevaluasi kepemimpinan camat dan ditindaklanjuti melalui proses evaluasi jabatan.
Mas Syah mengatakan, rotasi dan mutasi merupakan hal yang lazim dalam organisasi pemerintahan.
Namun, pelantikan kali ini memiliki latar belakang yang berbeda karena berkaitan dengan kondisi yang terjadi di Kecamatan Pule.
“Sesuai dengan aspirasi yang disampaikan masyarakat. Kita tidak menutup mata untuk melakukan evaluasi terhadap pejabat-pejabat yang ada di Pemkab Trenggalek,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hasil evaluasi itu menempatkan Ratna pada jabatan baru sebagai Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Sementara posisi Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang sebelumnya dijabat Subagya kini bergeser menjadi Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Trenggalek.
“Hari ini Camat Pule menjadi Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang baru. Sementara itu Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dipindah di Kesbangpol,” katanya.
Seluruh Pejabat Diminta Jaga Kepercayaan Publik
Walaupun demikian, Mas Syah tetap menyampaikan apresiasi kepada kedua pejabat yang telah menjalankan tugas pada jabatan sebelumnya.
Ia berharap keduanya dapat segera beradaptasi dan memberikan kinerja terbaik di tempat tugas yang baru.
Tak hanya itu, pihaknya juga mengingatkan seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Trenggalek agar bekerja secara profesional dan menjaga kepercayaan masyarakat.
“Seluruh pejabat di lingkup Pemkab Trenggalek, kita harap bisa bekerja dengan baik, jangan sampai bikin keributan-keributan yang tidak perlu. Karena hari ini masyarakat sudah sangat peduli dengan kita. Jadi bekerjalah dengan baik agar tidak terjadi masalah di kemudian hari,” pungkasnya.






