Bupati Trenggalek Kumpulkan Jajaran, Bahas Penanganan Pasca Bencana Banjir dan Tanah Longsor

Senin, 2 Juni 2025 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin pimpin rapat penanganan bencana di Gedung Bawarasa Senin (2/6/2025). (Foto : Prokopim TGX)

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin pimpin rapat penanganan bencana di Gedung Bawarasa Senin (2/6/2025). (Foto : Prokopim TGX)

RagamWarta.com – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin kumpulkan jajaran OPD, camat, dan kepala desa dalam rapat staf khusus penanganan pasca bencana di Gedung Bawarasa, Senin (2/6/2025).

Langkah ini dilakukan menyusul terjadinya bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Kabupaten Trenggalek pada 19 Mei 2025 lalu.

Sebagai pengingat, sejumlah wilayah terdampak banjir bandang pada dua pekan lalu adalah Kecamatan Trenggalek, Pogalan, Gandusari, Kampak, dan Munjungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara tanah longsor menimpa beberapa titik, termasuk di Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek yang menelan enam korban jiwa.

“Rapat hari ini fokus pada penanganan Depok sambil menunggu proses relokasi. Tanah sudah diusulkan kepala desa dan pemerintah provinsi menyanggupi, seperti kasus sebelumnya,” terang Bupati yang akrab disapa Gus Ipin.

Sambil menunggu relokasi, pihaknya menyiapkan kebutuhan mendesak bagi warga terdampak, seperti air bersih. Ia juga meminta dilakukan patroli malam untuk mengantisipasi longsor susulan.

“Warga masih beraktivitas di sekitar rumah karena itu mata pencaharian mereka. Maka penting patroli untuk antisipasi,” imbuhnya.

Mas Ipin menekankan pentingnya aksi gotong royong lintas sektor. Semua OPD diminta mengambil peran sesuai kapasitasnya, termasuk dinas pertanian.

“Dinas pertanian jangan bilang bukan kewenanganmu. Kamu punya kewajiban menjaga lahan pertanian agar tidak terdampak banjir. Meninggikan tanggul, membersihkan irigasi juga bentuk optimalisasi lahan,” tegasnya.

Terkait pembangunan tanggul di Ngares, Pemkab masih menunggu kesediaan warga untuk melepas sebagian lahan.

“Kalau sudah ada surat pernyataan bermaterai, pembangunan bisa langsung dieksekusi,” tambah Gus Ipun saat dikonfirmasi usai pimpin rapat penanganan bencana di Gedung Bawarasa hari ini.

 

Berita Terkait

DPRD Trenggalek Setujui Perda Pemerintahan Desa, Atur Kades hingga Perangkat
Masa Tugas Perangkat Desa Trenggalek Bakal Mengacu SK, DPRD Siapkan Perbup
Evaluasi Data Desil Trenggalek: Komisi IV DPRD Desak Pemutakhiran dan Libatkan Desa
Raperda Pilkades Trenggalek Belum Naikkan Syarat Pendidikan Calon Kades ke SMA, Ini Alasan DPRD
PAPBD 2026 Trenggalek Resmi Jadi Perda, Belanja Modal Naik
DPRD Trenggalek Soroti Kekosongan Jabatan, Minta Segera Diisi
DPRD Trenggalek Soroti Kinerja Pabrik Es PDAU, Tegaskan Pentingnya Kelengkapan Data
APBD Perubahan Trenggalek 2026, DPRD Tambah Anggaran Penanganan Kekeringan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 21:11 WIB

DPRD Trenggalek Setujui Perda Pemerintahan Desa, Atur Kades hingga Perangkat

Rabu, 30 September 2026 - 20:06 WIB

Masa Tugas Perangkat Desa Trenggalek Bakal Mengacu SK, DPRD Siapkan Perbup

Selasa, 15 September 2026 - 20:09 WIB

Evaluasi Data Desil Trenggalek: Komisi IV DPRD Desak Pemutakhiran dan Libatkan Desa

Selasa, 15 September 2026 - 18:03 WIB

Raperda Pilkades Trenggalek Belum Naikkan Syarat Pendidikan Calon Kades ke SMA, Ini Alasan DPRD

Selasa, 8 September 2026 - 17:08 WIB

PAPBD 2026 Trenggalek Resmi Jadi Perda, Belanja Modal Naik

Berita Terbaru