Anggota Koperasi Madani Watulimo Datangi DPRD Trenggalek, Minta Bantuan Tuntut Hak

Kamis, 12 Juni 2025 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana aksi damai yang dilakukan oleh anggota koperasi Madani Watulimo di depan gedung DPRD Trenggalek, Kamis (12/6/2025).

Suasana aksi damai yang dilakukan oleh anggota koperasi Madani Watulimo di depan gedung DPRD Trenggalek, Kamis (12/6/2025).

RagamWarta.com – Ratusan anggota Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) Madani yang berkantor di Kecamatan Watulimo datangi gedung DPRD Trenggalek, Kamis (12/6/2025).

Ratusan anggota koperasi ini minta DPRD Trenggalek untuk memfasilitasi permasalahan terkait sulitnya pencairan dana simpanan yang dikelola oleh Koperasi Madani. Pasalnya sejak 2024, Koperasi mengelak melakukan pencairan.

Salah satu anggota koperasi yang bernama Mustaghfirin menyampaikan bahwa kedatangan mereka untuk meminta kejelasan hukum atas dana simpanan yang selama ini tidak bisa dicairkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut banyak anggota kesulitan secara ekonomi karena dana tersebut merupakan hasil jerih payah pribadi.

“Anggota KSPPS Syariah Madani hadir di kantor DPRD Trenggalek dalam rangka menuntut hak-haknya. Mereka selama ini kesulitan mencairkan tabungan masing-masing,” ujarnya.

Pihaknya menjelaskan bahwa nominal simpanan anggota bervariasi, mulai dari Rp5 juta hingga Rp300 juta. Masalah pencairan mulai terjadi sejak Desember 2024 dan belum kunjung terselesaikan hingga pertengahan 2025.

Pria yang akrab disapa Firin itu juga mengapresiasi sikap DPRD Trenggalek yang menurutnya masih berpihak kepada masyarakat.

Dari hasil pertemuan yang difasilitasi dewan, telah disepakati bahwa koperasi akan membayarkan seluruh dana simpanan anggota paling lambat 12 September 2025.

“Kalau sampai tanggal 12 September tidak ada realisasi dari kesepakatan ini, kami siap menempuh jalur hukum baik pidana maupun perdata,” tegasnya.

Perlu diketahui, hingga saat ini jumlah anggota KSPPS Madani diperkirakan mencapai 14.000 orang. Para anggota koperasi mayoritas merupakan warga Kecamatan Watulimo, dan ada beberapa yang berasal dari kecamatan lain.

 

Berita Terkait

Operasi Tumpas Narkoba di Trenggalek Berhasil Bongkar 9 Kasus, 12 Tersangka Diamankan
Pencurian Kotak Amal Trenggalek, Polisi Duga Pelaku Gunakan Pelat Nomor Palsu
Musim Kemarau Tiba, BPBD Trenggalek Mulai Suplai Air Bersih ke Warga Panggul
Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan
Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani
Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan
Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Pencurian Kotak Amal Trenggalek, Polisi Duga Pelaku Gunakan Pelat Nomor Palsu

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Musim Kemarau Tiba, BPBD Trenggalek Mulai Suplai Air Bersih ke Warga Panggul

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:07 WIB

Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:02 WIB

Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:02 WIB

Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

Berita Terbaru