Belum Punya Rencana Kerja, Koperasi Merah Putih di Trenggalek Dapat Pendampingan Khusus

Jumat, 1 Agustus 2025 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan atau Diskomidag Trenggalek, Saniran saat dikonfirmasi awak media di gedung DPRD Trenggalek, Rabu (30/7/2025).

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan atau Diskomidag Trenggalek, Saniran saat dikonfirmasi awak media di gedung DPRD Trenggalek, Rabu (30/7/2025).

RagamWarta.com – Walaupun Koperasi Merah Putih di Trenggalek sudah resmi diluncurkan oleh Bupati pada Sabtu (12/7/2025), tidak membuat pemerintah daerah leha-leha. Pasalnya masih banyak PR yang harus dilakukan.

Seperti penjelasan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan atau Diskomidag Trenggalek, Saniran bahwa saat ini tengah membentuk tim untuk melakukan pendampingan pengurus koperasi Merah Putih.

“Kalau koperasi itu diibaratkan pesawat, sebelum take off maka landasan pacunya harus dikuatkan. Jangan sampai mau terbang karena landasan pacunya terlalu pendek jadi masuk ke sawah,” ujar Saniran, Rabu (30/7/2025).

Dijelaskan Saniran, landasan pacu yang dimaksud adalah instrumen yang harus disiapkan sebuah koperasi sebelum memulai operasionalnya. Seperti rencana kerja, hingga rencana anggaran pendapatan belanja.

“Seperti Anggaran Rumah Tangga, Rencana Kerja, Rencana Anggaran Pendapatan Belanja, baik pendek, menengah hingga panjang tentu belum punya. Apalagi penguatan SDM-nya,” cerita Saniran.

Makanya saat ini kami membentuk tim untuk menyiapkan konsep dasarnya, sehingga anggota koperasi tinggal menyesuaikan dengan arah bisnis koperasi-nya masing-masing,” tambahnya.

Tim khusus nanti tugasnya memberi arahan anggota koperasi Merah Putih tentang Rencana Kerja dan Rencana Rencana Anggaran Pendapatan Belanja, baik pendek, menengah hingga panjang.

“Memang sebelum menjalankan bisnis harus punya Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja yang sudah disetujui oleh rapat anggota. Sehingga pengurus itu menjalankan bisnis koperasi berdasarkan rencana kerja yang sudah disetujui oleh rapat anggota,” tegasnya.

Saniran juga menghimbau kepada pengurus Koperasi Merah Putih agar menyesuaikan arah bisnis dengan karakteristik wilayah. Pasalnya pemilihan arah bisnis koperasi nantinya akan berimbas pada kebutuhan permodalan.

“Misalnya seperti yang di pesisir bisa saja membuat penampungan ikan, namun untuk yang ada di pegunungan kan tidak mungkin memakai itu. Maka karakteristik ini menjadi penting, apalagi modalnya juga bisa berbeda,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Dipilih Lewat Seleksi Terbuka, Ini Alasan Khoirul Ansori Didapuk Direktur PDAM Trenggalek
Mas Ipin Tak Terapkan WFH di Trenggalek, Bila Tidak Ada Bukti Penghematan APBD
Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin
LKPJ Trenggalek 2025 Diserahkan, Wabup Akui Belum Puaskan Publik Meski PDRB Tumbuh
Pemutakhiran Data Bansos Trenggalek Disoroti Gus Ipul, Integrasi Data ke BPS Jadi Kunci
Jadi Lebaran, THR ASN Trenggalek Ditarget Cair Sebelum Cuti Bersama
Begini Alasan Proyek Jalan Ngetal-Kampak Trenggalek Dilengkapi Drainase 1,4 Km
Dapat Bantuan Jembatan dari Prabowo, Bupati Trenggalek Sampaikan Terima Kasih

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:06 WIB

Dipilih Lewat Seleksi Terbuka, Ini Alasan Khoirul Ansori Didapuk Direktur PDAM Trenggalek

Kamis, 2 April 2026 - 19:03 WIB

Mas Ipin Tak Terapkan WFH di Trenggalek, Bila Tidak Ada Bukti Penghematan APBD

Rabu, 1 April 2026 - 17:05 WIB

Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:08 WIB

LKPJ Trenggalek 2025 Diserahkan, Wabup Akui Belum Puaskan Publik Meski PDRB Tumbuh

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:03 WIB

Pemutakhiran Data Bansos Trenggalek Disoroti Gus Ipul, Integrasi Data ke BPS Jadi Kunci

Berita Terbaru