Hanya Ada Tiga TK Negeri, Komisi IV DPRD Trenggalek Dorong Penegerian Empat TK Swasta

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukarodin, Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek saat dikonfirmasi awak media, Jumat (8/8/2025).

Sukarodin, Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek saat dikonfirmasi awak media, Jumat (8/8/2025).

RagamWarta.com – Bahas KUA-PPAS APBD 2026, Komisi IV DPRD Trenggalek prihatin jumlah Taman Kanak-kanak (TK) di Trenggalek masih sangat minim. Saat ini, tercatat hanya ada tiga TK negeri yang tersebar di wilayah tersebut.

Kondisi ini mendorong Komisi IV DPRD Trenggalek mengusulkan penegerian empat TK yang masih berstatus swasta sekaligus untuk memperluas akses pendidikan anak usia dini.

Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek, Sukarodin mengatakan keempat TK swasta yang diusulkan berlokasi di Ngadimulyo, Dongko, Panggul, dan Pule.

Menurutnya, sekolah-sekolah tersebut memenuhi kriteria penegerian, mulai dari jumlah murid yang banyak, lokasi strategis, potensi sekolah, hingga adanya persetujuan dari yayasan pengelola.

“Kalau empat TK ini dinegerikan, pemerataan akses pendidikan anak usia dini akan lebih merata, terutama di wilayah dengan jumlah siswa tinggi,” ujarnya, Jumat (8/8/2025).

Meski demikian, rencana ini belum dapat diputuskan karena masih terkendala status tanah yang belum jelas secara regulasi.

“Ini harus dibahas lebih lanjut dengan bagian aset. Hari ini belum bisa diputuskan karena sifatnya teknis,” jelas Sukarodin.

Selain penegerian TK, Komisi IV juga mendorong kenaikan insentif bagi guru PAUD dari Rp500 ribu menjadi Rp600 ribu per bulan. Usulan ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik yang berperan penting membentuk kualitas generasi sejak dini.

“Kami ingin guru PAUD mendapat penghasilan lebih layak, karena mereka membentuk bibit unggul sejak awal,” katanya.

Tambahan insentif tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran antara Rp1 miliar hingga Rp1,5 miliar per tahun, menyesuaikan jumlah guru PAUD di seluruh Trenggalek.

Sukarodin menegaskan, baik program penegerian TK maupun kenaikan insentif guru PAUD akan diupayakan masuk ke KUA-PPAS APBD 2026.

“Kalau programnya sudah masuk, nanti bisa dibahas lebih detail saat penyusunan APBD. Angka anggaran bisa menyesuaikan kemampuan daerah,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin
Gertak Trenggalek Dipuji Kemensos, Dinilai Efektif Dukung Pemutakhiran Data Bansos
Jumlah Murid SD Menurun, DPRD Trenggalek Buka Wacana Penggabungan Sekolah
Penyusunan Perda Trenggalek Jadi Sorotan DPRD, Dinilai Perlu Sinkronasi
Masih Tertahan di Tanah Suci, Ketua DPRD Trenggalek Ajak Warga Doakan Bupati
Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Trenggalek Segera Dibahas Pansus 3
Jadwal DPRD Trenggalek di Bulan Puasa Terbatas, Banmus Hanya Akan Fokus Ranperda dan LKPJ
Agenda DPRD Trenggalek di Bulan Ramadan Fokus Bahas Raperda

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 17:05 WIB

Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin

Senin, 9 Maret 2026 - 16:08 WIB

Jumlah Murid SD Menurun, DPRD Trenggalek Buka Wacana Penggabungan Sekolah

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:05 WIB

Penyusunan Perda Trenggalek Jadi Sorotan DPRD, Dinilai Perlu Sinkronasi

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:06 WIB

Masih Tertahan di Tanah Suci, Ketua DPRD Trenggalek Ajak Warga Doakan Bupati

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:12 WIB

Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Trenggalek Segera Dibahas Pansus 3

Berita Terbaru

Suasana di pantai Pelang, Kecamatan Panggul, Trenggalek. (Foto: Google Local Guide @Guruh Hadi Putranto)

Berita

Kunjungan Pantai Pelang Melonjak 30 Persen Saat Lebaran 2026

Selasa, 31 Mar 2026 - 19:01 WIB