DPRD Trenggalek Amankan Aset dan Tunda Agenda Jelang Rencana Aksi Unjuk Rasa

Selasa, 2 September 2025 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris DPRD Trenggalek, Mohtarom. (Doc. 1 Agustus 2024)

Sekretaris DPRD Trenggalek, Mohtarom. (Doc. 1 Agustus 2024)

RagamWarta.com – Sejumlah aset dan dokumen penting di kantor DPRD Trenggalek diamankan sebagai langkah antisipasi adanya potensi kerusuhan terkait rencana aksi unjuk rasa pada Rabu 3 September 2025.

Sekretaris DPRD Trenggalek, Mohtarom menyebut bahwa pengamanan dilakukan berdasarkan pengalaman kericuhan serupa di daerah lain.

“Aset-aset seperti kendaraan dinas roda dua dan roda empat kami pindahkan ke lokasi aman. Sedangkan arsip dan dokumen penting, khususnya SPJ 2025, dibawa pulang oleh masing-masing pengelola kegiatan,” ujarnya, Selasa (2/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, keberadaan dokumen harus dijaga karena berkaitan dengan pertanggungjawaban keuangan daerah.

“Kalau arsip itu sampai rusak atau dibakar, kita tidak bisa menunjukkan bukti kepada auditor untuk pertanggungjawaban anggaran 2025. Jadi arsip dan laptop pegawai kami minta dibawa pulang,” jelasnya.

Selain itu, sistem parkir pegawai juga diatur di bagian belakang kantor DPRD guna memudahkan evakuasi jika massa memenuhi halaman depan. Meski begitu, Mohtarom menambahkan pihaknya belum menerima pemberitahuan resmi mengenai aksi tersebut.

“Yang ada hanya selebaran di media sosial bertuliskan ‘Trenggalek Melawan’. Sampai sekarang tidak ada surat masuk ke Polres maupun DPRD,” ungkapnya.

Terkait aktivitas kerja, DPRD tetap membuka layanan seperti biasa. Hanya saja mulai Rabu 3 September 2025, pegawai perempuan diminta bekerja dari rumah, sementara pegawai laki-laki tetap masuk kantor.

Sementara itu, seluruh agenda DPRD Trenggalek pada 1-5 September 2025 ditunda, termasuk kunjungan kerja, sosialisasi, dan uji publik.

“Agenda ditunda sampai situasi dan kondisi memungkinkan. Targetnya minggu awal di bulan September sudah bisa kembali normal,” pungkas Mohtarom.

 

Berita Terkait

Operasi Tumpas Narkoba di Trenggalek Berhasil Bongkar 9 Kasus, 12 Tersangka Diamankan
Pencurian Kotak Amal Trenggalek, Polisi Duga Pelaku Gunakan Pelat Nomor Palsu
Musim Kemarau Tiba, BPBD Trenggalek Mulai Suplai Air Bersih ke Warga Panggul
Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan
Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani
Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan
Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Pencurian Kotak Amal Trenggalek, Polisi Duga Pelaku Gunakan Pelat Nomor Palsu

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Musim Kemarau Tiba, BPBD Trenggalek Mulai Suplai Air Bersih ke Warga Panggul

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:07 WIB

Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:02 WIB

Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:02 WIB

Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

Berita Terbaru