Mas Ipin Tenggelamkan Rumah Ikan di Pantai Joketro, Dorong Pemulihan Ekosistem Laut Trenggalek

Rabu, 12 November 2025 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama DKP Jatim bercengkrama dengan nelayan lokal di Pantai Joketro, Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama DKP Jatim bercengkrama dengan nelayan lokal di Pantai Joketro, Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul.

RagamWarta.com – Upaya menjaga kelestarian alam bawah laut nampaknya tidak hanya difokuskan di teluk Prigi, Kecamatan Watulimo saja. Ternyata Kecamatan Panggul juga jadi sasaran Bupati Trenggalek.

Seperti kegiatan pagi hari ini, Bupati Mochamad Nur Arifin bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur menenggelamkan rumah ikan di Pantai Joketro, Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul.

Selain menenggelamkan rumah ikan, Bupati Trenggalek dan DKP Jatim juga melakukan penebaran benih ikan jenis Kerapu Macan sebagai bagian dari program restocking perikanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Bupati Trenggalek yang akrab disapa Mas Ipin menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga keberlangsungan ekosistem laut di wilayah pesisir selatan.

“Tentu saya berterima kasih kepada Dinas Perikanan Provinsi. Senang rasanya masyarakat kini semakin sadar bahwa alam itu tidak hanya untuk dieksploitasi, tapi juga harus dijaga keberlangsungannya,” ujar Mas Ipin.

Mas Ipin juga menegaskan bahwa kawasan tempat penenggelaman rumah ikan kali ini bukanlah area untuk penangkapan ikan.

“Area ini merupakan kawasan restocking dan pemulihan ekosistem. Jadi, aktivitas fishing atau kegiatan lainnya harus dilakukan minimal 200 meter dari pusat penenggelaman,” tegasnya, Selasa (11/11/2025).

Lebih jauh, Mas Ipin juga berharap agar program seperti ini tidak hanya berdampak pada kelestarian alam, tetapi juga bisa membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat atau UMKM.

“Saya membayangkan ini bisa menjadi portofolio alami. Kalau snorkeling bisa dilakukan, mungkin juga kapal dengan fiberglass bisa dikembangkan. Pilihan ekonomi berkelanjutan seperti ini yang akan kita galakkan,” jelasnya.

Bupati Trenggalek itu juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian alam.

“Kalau kita baik dengan alam, maka alam juga akan baik dengan kita. Tidak harus dieksploitasi, tapi bisa dimanfaatkan secara bijak tanpa merusak,” tutupnya.

Sementara itu, perwakilan DKP Provinsi Jawa Timur Adiani Mariasari menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pemulihan sumber daya ikan di pesisir selatan Jawa Timur.

“Kita ada program pemulihan sumber daya ikan, salah satunya dengan penenggelaman rumah ikan untuk tempat perlindungan dan pemijahan. Harapannya, sumber daya yang sebelumnya terkikis bisa pulih kembali,” ujarnya.

Adiani menambahkan, dalam kegiatan ini ditenggelamkan 32 modul rumah ikan dan ditebar 9.800 ekor benih ikan Kerapu Macan sebagai bentuk underwater restocking.

“Dengan langkah ini, diharapkan populasi ikan di perairan sekitar bisa meningkat dan ekosistem laut kembali sehat,” imbuhnya.

 

Berita Terkait

Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli
Bupati Trenggalek dan Istri Pakai Baju Adat Suku Asmat saat Pengibaran Bendera
Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare
Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang
Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG
HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya
Filial Bulog KP Karangsoko Diresmikan Emil Dardak, Siap Perkuat Cadangan Pangan
Dispora Trenggalek Sambangi Juara Internasional MCGG, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WIB

HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya

Berita Terbaru