Kondisi Bayi yang Ditemukan di Desa Banaran Sehat, RSUD Lakukan Observasi 3 Hari

Senin, 27 Juli 2026 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bayi yang ditemukan di Desa Banaran tengah menjalani observasi selama 3 hari kedepan di RSUD dr. Soedomo Trenggalek

Bayi yang ditemukan di Desa Banaran tengah menjalani observasi selama 3 hari kedepan di RSUD dr. Soedomo Trenggalek

RagamWarta.com – Kondisi bayi yang ditemukan di Desa Banaran, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek kemarin dipastikan dalam keadaan sehat.

Saat ini, bayi laki-laki tersebut masih menjalani perawatan dan observasi di RSUD dr. Soedomo Trenggalek untuk memastikan tidak ada gangguan kesehatan pasca dilahirkan.

Humas RSUD dr. Soedomo Trenggalek, Sujiono mengatakan bahwa bayi tersebut dirujuk dari Puskesmas Tugu pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 09.20 WIB dengan pendampingan dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat datang kondisi bayi memang masih kotor, tetapi secara umum dalam keadaan sehat,” ujar Sujiono saat dikonfirmasi awak media, Senin (27/7/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui bayi yang ditemukan di Desa Banaran kemarin berjenis kelamin laki-laki dengan berat badan 3 kilogram dan panjang badan 48 sentimeter.

Saat ini bayi dirawat di Ruang Matahari atau ruang perawatan perinatologi RSUD dr. Soedomo Trenggalek.

“Alhamdulillah kondisinya sehat dan baik,” katanya.

Diobservasi Selama Tiga Hari

Pria yang kini menjabat sebagai Kepala Bidang Pengendalian Pelayanan RSUD dr. Soedomo ini menjelaskan bahwa saat ini tim medis masih melakukan observasi hingga tiga hari ke depan.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi karena proses persalinan diduga tidak berlangsung dalam kondisi yang steril.

“Untuk tindak lanjut, kami membutuhkan waktu sekitar tiga hari ke depan untuk melakukan observasi lanjutan. Kami mempertimbangkan proses persalinannya kemungkinan tidak dilakukan dalam kondisi yang bersih,” jelasnya.

Apabila hasil observasi menunjukkan kondisi bayi tetap sehat, RSUD akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan PPA untuk penanganan berikutnya.

“Nanti kami berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan PPA. Biasanya bayi akan dibawa ke Surabaya untuk penanganan dan tindak lanjut sesuai prosedur,” imbuhnya.

Penemuan Bayi di Desa Banaran

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bayi laki-laki tersebut ditemukan warga di teras sebuah rumah kosong di Desa Banaran, Kecamatan Tugu, pada Minggu (26/7/2026) pagi.

Bayi yang diduga baru beberapa jam dilahirkan itu ditemukan dalam kondisi terbungkus kain jarik dan masih terdapat sisa darah di tubuhnya.

Penemuan tersebut langsung dilaporkan kepada perangkat desa dan kepolisian sebelum bayi dievakuasi ke Puskesmas Tugu, lalu dirujuk ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek.

Sementara itu, pihak kepolisian hingga saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang diduga membuang bayi tersebut.

Berita Terkait

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya
Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga
Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan
Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi
Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel
Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:16 WIB

Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha

Berita Terbaru