RAGAMWARTA – Pendapatan Asli Daerah belum ada yang mencapai 35 persen di semester pertama, Ketua Komisi II DPRD Trenggalek kecewa. Bahkan pihaknya mengaku jenuh dengan retorika alasan OPD atas pemaparan tidak tercapainya target pendapatan daerah.
Dari hasil evaluasi, komisi II menemukan jauhnya realisasi pendapatan dari target di bulan ini. Sampai awal bulan Mei atau semester pertama ini, pendapatan semua dinas masih dibawah 35 persen dari target. Minimnya pendapatan tersebut menggambarkan kinerja OPD penghasil PAD yang belum maksimal.
Baca juga : Prosentase Kualitas Jalan Lampaui Target, Pansus IV DPRD Trenggalek :Tapi Banyak Keluhan Masyarakat
Seperti yang diungkapkan Mugianto selaku Ketua Komisi II DPRD Trenggalek usai memimpin evaluasi pada Jumat, 13 Mei 2022 siang. Menurutnya, kinerja menjadi poin penting dalam proses pemenuhan target. Jika terus begini, bukan tidak mungkin akhir tahun OPD tak sanggup lampaui target.
Baca juga : DPRD Trenggalek Beri Tiga Catatan Pada Rekomendasi LKPJ Bupati Tahun 2021
Ketua fraksi Partai Demokrat ini juga minta pada seluruh kepala dinas agar bisa bertanggungjawab sesuai tugas dan fungsinya masing-masing. Jangan hanya hak saja yang di tuntut, tapi tanggungjawab juga harus diperhatikan.






