Evaluasi APBD, Komisi I DPRD Trenggalek: Banyak PR Untuk OPD

Selasa, 14 Maret 2023 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi rapat kerja Komisi I DPRD Trenggalek bersama OPD mitra

Situasi rapat kerja Komisi I DPRD Trenggalek bersama OPD mitra

RAGAM WARTA – Komisi I DPRD Trenggalek kembali gelar rapat kerja. Kali ini agendanya adalah evaluasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2022. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra terkait juga turut dilibatkan dalam agenda rapat kerja.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Trenggalek, Alwi Burhanudin menjelaskan bahwa evaluasi anggaran sangat penting. Pasalnya dengan adanya evaluasi, legislatif maupun eksekutif tahu program mana saja yang perlu ditingkatkan.

“Hari ini kita evaluasi program atau PR yang masih belum tercapai di tahun anggaran 2022. Sementara hasil rapat nantinya akan disampaikan kepada Pimpinan DPRD untuk dijadikan rekomendasi,” terang Alwi usai pimpin rapat kerja.

Tidak hanya itu, Politisi dari Partai Partai Keadilan Sejahtera ini juga menjelaskan jika Pelaksanaan APBD tahun 2023 perlu diawasi. Pasalnya masih ada banyak permasalahan yang perlu diselesaikan, seperti permasalahan Sumber daya Manusia.

“Pelaksanaan APBD tahun 2023 harus diawasi, karena kita tidak bisa merubah Pagu Anggaran (PA) yang sudah disahkan dalam Peraturan Daerah (Perda). Apalagi ada beberapa kendala di sektor SDM yang dirasa belum maksimal,” tambahnya.

Dari situ, pimpinan DPRD dituntut bisa segera memberikan solusi atas perkara belum maksimalnya Sumber daya Manusia (SDM) di Kabupaten Trenggalek.

Selain bahas evaluasi APBD, komisi I juga menyinggung tindak lanjut temuan dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI yang saat ini masih menunggu turunnya rekomendasi.

Menurutnya, untuk mengurangi kesalahan administrasi perlu pembahasan lebih mendalam. Mengingat pada tanggal 27 Maret tahun 2023 nanti BPK sudah menyerahkan komunal data pemeriksaan secara terperinci.

Menurut Alwi, sebelum BPK merilis rekomendasi seharusnya Inspektorat Kabupaten Trenggalek sudah bisa memprediksi dimana akan ada temuan dalam hal administrasi, sehingga bisa diantisipasi sebelumnya.

“Namun ini sudah lebih baik daripada terdahulu, misal di APH masih bisa di koordinasikan maka lebih cepat lebih baik. Karena seperti biasa penyelesaian dengan anggapan masalah administratif saja,” tandasnya.

Berita Terkait

Persiapan Angkutan Pelajar Trenggalek Dirombak, Awali dengan Survei Peminatan
GMNI Trenggalek Datangi Kantor Dewan, Tuntut Revisi UU TNI dan Perpol 2025
SPPG Trenggalek Banyak Terkendala Perizinan, UMKM Ikut Terdampak
Tumpas Knalpot Brong, Satlantas Trenggalek Suruh Kembalikan Motor ke Setelan Pabrik
LPS ke Trenggalek, Ingatkan UMKM Pentingnya Manajemen Keuangan dan Bahaya Investasi Ilegal
Truk untuk KDKMP Trenggalek Disalurkan, Berikut 14 Desa Penerimanya
Rapor SPPG Segera Diterapkan, Pemkab Trenggalek Siapkan Sistem Penilaian Kualitas MBG
LKPJ Trenggalek 2025 Mulai Dibahas Pansus, Tekankan Outcome dan Ingatkan Pejabat Baru

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 16:09 WIB

Persiapan Angkutan Pelajar Trenggalek Dirombak, Awali dengan Survei Peminatan

Selasa, 14 April 2026 - 17:03 WIB

GMNI Trenggalek Datangi Kantor Dewan, Tuntut Revisi UU TNI dan Perpol 2025

Senin, 13 April 2026 - 17:05 WIB

SPPG Trenggalek Banyak Terkendala Perizinan, UMKM Ikut Terdampak

Rabu, 8 April 2026 - 15:04 WIB

LPS ke Trenggalek, Ingatkan UMKM Pentingnya Manajemen Keuangan dan Bahaya Investasi Ilegal

Selasa, 7 April 2026 - 18:06 WIB

Truk untuk KDKMP Trenggalek Disalurkan, Berikut 14 Desa Penerimanya

Berita Terbaru