TRENGGALEK, RagamWarta.co.id – Dari kesadaran diri punguti sampah plastik di halaman sekolah setiap hari. Siswa-siswi SD Negeri 1 Karanganyar Gandusari Trenggalek mampu mengubah sampah plastik menjadi barang baru yang bernilai ekonomis.
Hasil karya dari pengolahan tersebut seperti halnya baju, tas, bunga hingga ecobrick tercipta berkat tangan-tangan lentik mereka. Bahkan mereka mampu meraih serentetan prestasi yang berhasil disabet. Tidak hanya itu, rencananya pekan depan siswa-siswi SD Negeri 1 Karanganyar tersebut akan mewakili Indonesia dalam ajang fashion olahan sampah internasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keberhasilan siswa-siswi tersebut tidak lepas dari peran guru dan pembimbing. Seperti halnya Kepala sekolah SDN 1 Karanganyar Sumirah menerangkan kepedulian terhadap sampah berawal dari banyaknya sampah di lingkungan sekolah yang semakin hari semakin banyak.
“Kami berinisiatif bersama teman-teman guru mencoba untuk memanfaatkan atau mendaur ulang plastik-plastik agar bisa dimanfaatkan oleh warga sekolah,” terang Sumirah
Sumirah juga menambahkan bahkan dari hasil pengolahan limbah sampah ini, sebagian karya siswa-siswi tersebut dijual dan uangnya dimanfaatkan untuk membantu temannya yang kurang beruntung.
“Sementara untuk sampah lainnya yang tidak bisa kita manfaatkan biasanya akan kami jual ke bank sampah Desa Karanganyar,” tambahnya.
Hal senada juga diungkapkan Ista Widyana Zahra, siswa kelas 5 ini mengaku senang bisa membiat baju dari sampah plastik. Asiknya lagi proses pembuatan dilakukan bersama teman-temannya.
“Kesulitan membuat baju dari plastik itu saat merangkainya, harus dipola dulu baru bisa dipasang,” pungkas Zahra.






