Bayi 5 Bulan di Trenggalek Meninggal Usai Imunisasi, Orang Tua Lapor Polisi

Senin, 27 Maret 2023 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Orang Tua bayi usai buat laporan di Polres Trenggalek, Mukono (46) dan Adelia (17)

Orang Tua bayi usai buat laporan di Polres Trenggalek, Mukono (46) dan Adelia (17)

RAGAM WARTA – Menyedihkan, bayi asal Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek meninggal dunia usai imunisasi. Tak terima dengan keadaan tersebut, orang tua korban lapor polisi.

Muhammad Arif Okta Ramadan, bayi berumur 5 bulan anak pasangan suami istri Mukono (46) dan Adelia (17) diketahui meninggal dunia. Sebelum meninggal korban sempat demam tinggi usai imunisasi pada tanggal 21 Maret 2023.

“Awalnya anak saya diimunisasi TT pada tanggal 21 kemarin. Setelah itu tubuh anak saya panas tinggi. Sangat panas, bahkan kejang hingga menjerit-jerit,” tutur Mukono usai lapor ke Polres Trenggalek, Senin, (27/3/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keesokan harinya, keluarga korban membawa kembali sang anak ke bidan dan selanjutnya diberi obat.

“Kata bidannya sudah biasa kalau diimunisasi lalu panas, setelah dikasih obat lalu kami bawa pulang. Tapi sampai malam panasnya tidak kunjung turun, bahkan jam 10 malam sempat kejang. Paginya kita bawa lagi ke bidan,” ceritanya.

Setelah itu, Bidan lantas mengarahkan untuk dirujuk ke Puskesmas Pogalan. Karena kondisi bayi semakin membutuhkan perawatan lebih lanjut, akhirnya diteruskan ke Rumah Sakit.

“Sampai di Puskesmas diinfus, lalu diberi obat. Tapi karena keadaannya sudah kritis, pihak Puskesmas menyarankan untuk dibawa ke Rumah Sakit. Sesampainya di sana, anak sudah koma, terus dirawat 1 hari 1 malam, lalu dinyatakan meninggal dunia,” terang Mukono.

Ditegaskannya Mukono, sebelum imunisasi anaknya tidak ada keluhan sama sekali. Bahkan menurut Mukono sebelum ini anaknya juga pernah diimunisasi, namun tidak terjadi apa-apa. Ia mengklaim jika penyebab anaknya meninggal akibat diimunisasi.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Trenggalek Iptu Agus Salim membenarkan adanya laporan itu. Menurutnya laporan sudah masuk tinggal menunggu terbitnya laporan polisi.

“Iya ada yang lapor, tapi LP-nya belum terbit,” ucapnya.

Berita Terkait

Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan
Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi
Bantuan Sosial Kemensos Trenggalek Rp191 Juta Disalurkan ke 68 Warga, Ini Syarat Penerimanya
Pegawai DPMD Trenggalek Ditemukan Meninggal di Mushola, di Duga Serangan Jantung
Vonis Masduki Bertambah, Total Hukuman Jadi 11 Tahun Penjara
Fortuner Tertimpa Batu di Trenggalek-Ponorogo Km 16, Jalur Ditutup Total Sementara
Balita di Banaran Tenggelam di Kubangan Galian C, Diduga Terpeleset Saat Bermain
Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:07 WIB

Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:04 WIB

Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi

Rabu, 29 April 2026 - 18:04 WIB

Bantuan Sosial Kemensos Trenggalek Rp191 Juta Disalurkan ke 68 Warga, Ini Syarat Penerimanya

Jumat, 24 April 2026 - 16:22 WIB

Pegawai DPMD Trenggalek Ditemukan Meninggal di Mushola, di Duga Serangan Jantung

Kamis, 23 April 2026 - 19:08 WIB

Vonis Masduki Bertambah, Total Hukuman Jadi 11 Tahun Penjara

Berita Terbaru

Plt Kepala MIN 1 Trenggalek, Sanusi usai ikuti hearing di kantor DPRD Trenggalek, Rabu (15/7/2026).

Berita

MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:07 WIB

Suasana hearing antara antara wali murid MIN 1 Trenggalek dengan pihak sekolah di gedung DPRD Trenggalek.

Parlemen

Harga LKS Kemahalan, Wali Murid MIN 1 Trenggalek Wadul Dewan

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:07 WIB