Bupati Trenggalek Dukung Program Yang Diusung Kelompok Wanita Tani “Sarinah”

Senin, 8 Mei 2023 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat Bupati Trenggalek mengukuhkan Novita Hardini sebagai Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT)

Saat Bupati Trenggalek mengukuhkan Novita Hardini sebagai Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) "Sarinah" di Pendapa

RagamWarta.com – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengukuhkan Novita Hardini sebagai Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) “Sarinah”. Pengukuran dilakukan di Pendapa Manggala Praja Nugraha.

Dengan pengukuhan KWT ini, Arifin berharap bisa membantu pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan hingga kedaulatan pangan bagi masyarakat di Kabupaten Trenggalek.

Menurut Arifin kelompok wanita tani di Trenggalek sebenarnya sudah terbentuk di beberapa wilayah, namun belum secara keseluruhan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya Harapnya dengan kelahiran KWT ini bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat di Kabupaten Trenggalek,” harap Bupati Trenggalek usai pengukuhan, Senin (8/5/2023).

Pria yang akrab disapa Gus Ipin ini juga mendukung penuh program yang diusung oleh KWT. Menurutnya program yang diusung sangat baik.

Yang pertama mengenai pembibitan dan pembenihan. Menurut Arifin program tersebut bagus karena siklus panennya yang cepat. Bila dibandingkan dengan biasanya jauh berbeda.

“Siklusnya cepat, lebih cepat daripada mulai proses tanam hingga panen. Dengan begitu, Cashflow KWT bisa lebih cepat dan meningkatkan semangat ber investasi di sektor pertanian,” ungkapnya.

Sedangkan terkait pangan lestari, pihaknya berharap tidak hanya cukup memenuhi kebutuhan pangan keluarga saja. Namun harus berpatokan pada pemenuhan gizi kelompok yang ada di rumah tangga, atau bahkan skala bisnis.

“Coba inventarisasi kebutuhan hotel-hotel atau restoran. Mereka untuk masak butuhnya apa, dan bila itu bisa terpenuhi oleh KWT tentunya akan sangat luar biasa,” imbuhnya.

Arifin juga berpesan bahwa jangan membidik banyak pasukan terlebih dahulu. Sedikit dulu yang penting komitmen.

“Jika programnya jitu dan konkret, pasti nantinya akan banyak yang ingin ikut KWT. Kelolalah secara maksimal potensi yang ada, kemudian diperluas manfaatnya,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati Trenggalek juga membuka diri. Artinya aset-aset milik Pemerintah bisa di kerja samakan dengan pihak-pihak lain.

“Contohnya Agropark yang bisa difungsikan sebagai stokis. Kemudian untuk media pembenihan, tempat wisata, tempat berjualan apalagi letaknya yang strategis,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

72 Calon Paskibraka Trenggalek 2026 Mulai Jalani Pemusatan Pelatihan
Update Penemuan Bayi di Desa Banaran, Akan Diserahkan ke PPSA B Sidoarjo
Kominfo Klaim Sinyal Internet di Trenggalek Merata, Sudah Tidak Ada Blank Spot
Sayembara Logo Hari Jadi Trenggalek Tinggal 1 Hari, Kominfo: Haram Gunakan AI
JLS Trenggalek Dapat Bantuan Rp19 Miliar untuk Pembebasan Lahan
Mas Syah Peringati Hari Anak Sedunia, Ingatkan Anak Tak Sembarangan Curhat di Medsos
Dana Pilkades Trenggalek Dianggarkan Rp5,9 Miliar, Tahapan Dimulai Oktober
PA Trenggalek Tempati Gedung Baru, Akhiri Penantian Bertahun-tahun

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:02 WIB

72 Calon Paskibraka Trenggalek 2026 Mulai Jalani Pemusatan Pelatihan

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:04 WIB

Update Penemuan Bayi di Desa Banaran, Akan Diserahkan ke PPSA B Sidoarjo

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:04 WIB

Kominfo Klaim Sinyal Internet di Trenggalek Merata, Sudah Tidak Ada Blank Spot

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05 WIB

Sayembara Logo Hari Jadi Trenggalek Tinggal 1 Hari, Kominfo: Haram Gunakan AI

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:04 WIB

JLS Trenggalek Dapat Bantuan Rp19 Miliar untuk Pembebasan Lahan

Berita Terbaru