Komisi II DPRD Trenggalek Soroti Pagu Anggaran Untuk Atasi Kemiskinan Ekstrim Masih Relatif Kecil

Rabu, 9 Agustus 2023 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat kerja antara Komisi II DPRD Trenggalek dengan Dinas Peternakan dan Perikanan

Suasana rapat kerja antara Komisi II DPRD Trenggalek dengan Dinas Peternakan dan Perikanan

RagamWarta.com – Ketua Komisi II DPRD Trenggalek Mugianto sesalkan kebijakan yang diambil Dinas Peternakan dan Perikanan dalam membantu turunkan angka kemiskinan. Padahal angka kemiskinan ekstrim masih berada di 4 ribuan Kepala Keluarga.

Ditambah lagi timpangnya fasilitas yang diberikan dengan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Trenggalek. Menurutnya, alokasi anggaran harusnya ditambah jika sungguh-sungguh ingin entaskan kemiskinan ekstrim.

Timpangnya penanganan ini terlihat saat pembahasan rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Perubahan tahun 2023.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada 4000 KK yang masuk dalam angka kemiskinan ekstrem. Namun kenyataannya dinas mitra hanya menganggarkan sekitar 12 warga saja yang akan menerima bantuan,” ungkap Mugianto, Rabu (9/8/2023).

Mugianto juga menjelaskan bahwa setelah adanya klarifikasi dan evaluasi ini, komisi akan melapor kepada Badan Anggaran. Targetnya program yang bisa menurunkan kemiskinan ekstrem itu sendiri yang harus dimaksimalkan.

Seperti Dinas Peternakan dan Perikanan yang sasaran penurunan angka kemiskinan ekstrem dalam prafon anggarannya masih dirasa belum maksimal karena relatif kecil bahkan sangat kurang.

“Misal pada Dinas Peternakan. Jika memang serius seharusnya masing-masing kepala keluarga dikasih bantuan ternak. Hal-hal seperti itu yang harusnya didorong dalam rangka turunkan angka kemiskinan,” cetusnya.

Bahkan Mugianto juga memberikan skema penganggarannya. Jadi jika 4 ribu KK di anggarkan Rp 2 juta per ekor kambing, total anggaran hanya sekitar Rp 8 miliar. Misal bantuan ternak di ambi dalam hitungan per KK maka bisa menyelesaikan penurunan angka kemiskinan ekstrem.

“Namun plafon yang disediakan pada Dinas Peternakan saat ini hanya Rp 100 juta, sementara Perikanan Rp 150 juta untuk bantuan benih ikan lele dimana sasarannya juga masyarakat miskin ekstrem,” ungkapnya.

Jadi jika hal ini diterapkan, hanya ada 12 KK yang mendapat manfaat. Maka perbandingan itu sangat kecil dalam penurunan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Trenggalek.

Ditegaskan Mugianto, pemerintah harus fokus. Dimana OPD selaku  pengguna anggaran bisa mendesai program dengan mudah sesuai tugas pokok dan fungsi mereka.

“Komisi akan melaporkan hal itu untuk di tindaklanjuti dalam pelaksanaan APBD. Tentu semua kebijakan yang diambil harus sesuai dengan apa yang masyarakat butuhkan,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Kinerja Satgas MBG Trenggalek Dikuliti PMII, DPRD Minta Pengawasan Diperketat
DPRD Janji Bakal Kawal 3 Tuntutan Mitra MBG Trenggalek
DPRD Trenggalek Finalisasi Perda Madin, Lebih Banyak Lembaga Bakal Terfasilitasi
DPRD Trenggalek Terima Nota Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Target Rampung Dua Pekan
Bahas Raperda Telekomunikasi Trenggalek, DPRD Bidik Sumber PAD Baru
Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Siap Bahas, Jadi Dasar Perubahan Anggaran 2026
Perda Pilkades Trenggalek Ditarget Selesai Agustus, Tahapan Pemilihan Siap Dimulai
Perda Madrasah Diniyah Nonformal Trenggalek Disiapkan, Madin di Masjid hingga Rumah Bakal Terfasilitasi

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 20:05 WIB

Kinerja Satgas MBG Trenggalek Dikuliti PMII, DPRD Minta Pengawasan Diperketat

Senin, 22 Juni 2026 - 18:07 WIB

DPRD Janji Bakal Kawal 3 Tuntutan Mitra MBG Trenggalek

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:02 WIB

DPRD Trenggalek Finalisasi Perda Madin, Lebih Banyak Lembaga Bakal Terfasilitasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:18 WIB

DPRD Trenggalek Terima Nota Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Target Rampung Dua Pekan

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:09 WIB

Bahas Raperda Telekomunikasi Trenggalek, DPRD Bidik Sumber PAD Baru

Berita Terbaru

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin tunjuk Triadi Admono jadi Pj. Sekda Trenggalek gantikan Edy Soepriyanto.

Birokrasi

Bupati Tunjuk Triadi Admono Jadi Pj. Sekda Trenggalek

Selasa, 30 Jun 2026 - 19:05 WIB