Novita Hardini Boyong Pengurus TP PKK Trenggalek ke Magetan, Belajar Tungku Pembakaran Sampah

Sabtu, 4 November 2023 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Tim Penggerak PKK Trenggalek dilihatkan tungku pembakaran sampah yang ada di Desa Taji,  Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan. (Foto : Prokopim Trenggalek)

Pengurus Tim Penggerak PKK Trenggalek dilihatkan tungku pembakaran sampah yang ada di Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan. (Foto : Prokopim Trenggalek)

RagamWarta.com – Tingkatkan pengetahuan tentang pengelolaan sampah dan ketahanan pangan, Novita Hardini boyong pengurus Tim Penggerak PKK Trenggalek ke Kabupaten Magetan.

Menurut Ketua TP PKK Trenggalek, Novita Hardini bahwa pihaknya kali ini melakukan studi tiru terkait pengelolaan sampah dan ketahanan pangan di Desa Taji,  Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan.

“Membuka mata adalah jalan terbukanya inspirasi. Tanpa melihat, maka seluruh lapisan penggerak masyarakat tidak mampu melahirkan inovasi,” ucap Novita Hardini, saat berkunjung ke Desa Taji, Magetan, Sabtu (4/11/2023).

“Maka, kunjungan kerja di Magetan kali ini dalam rangka memberikan Inspirasi bagi TP PKK Trenggalek. Dan kemudian kami rumuskan menjadi program kerja tahun depan,” tambahnya.

Sementara ditempat yang sama, Sigid Supriyadi selaku Kades Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan menjelaskan bahwa dalam pengatasi permasalahan sampah, pihaknya membuatkan tungku pembakar sampah.

Bahkan tungku yang dibuat, diyakini tidak hanya mengolah tapi menyelesaikan permasalahan sampah tanpa residu polusi. Apalagi pembakaran sampah yang dilakukan tanpa menggunakan listrik ataupun bahan bakar fosil.

Menurut cerita Sigid, awal mulanya pengelolaan sampah di Desa Taji diawali dari perintah Pengasuh Ponpes Temboro yang minta agar masalah sampah di Ponpes bisa teratasi.

“Kami tidak mengolah sampah, tapi menyelesaikan sampah dengan cara membakarnya. Sebagian sampah dimanfaatkan  warga, sisanya baru kami bakar,” ucap Sigid.

Namun uniknya, proses pembakaran sampah yang dilakukan Kades Taji ini tidak menggunakan bahan bakar ataupun listrik. Ia lebih memilih menggunakan teknis senyawa kimia yang diklaim lebih ramah lingkungan.

“Proses pembakaran tidak menggunakan bahan bakar ataupun listrik. Melainkan memanfaatkan bejana atau reaktor dan sedikit bahan kimia. Dengan begitu pembakaran tidak menghasilkan emisi gas karbon yang mencemari lingkungan,” jelasnya.

Sigit juga menyampaikan panas tungku pembakaran yang digunakannya bisa mencapai 1.300 derajat Celsius. Sehingga sampah apapun baik basah maupun kering pasti hancur.

Menurutnya, tungku pembakaran yang dikelolanya bisa mencapai panas 1.300 derajat Celcius. Saking panasnya, sampai 2 hari tungku pembakaran ini tidak perlu pematik untuk membakar. Sampah masuk otomatis lebur terbakar.

Walaupun demikian, pihaknya tidak menampik adanya residu sampah yang dihasilkan dari proses pembakaran. Namun pihaknya mengklaim bahwa residu yang dihasilkan terbilang sedikit.

“Hasil pembakaran memang masih terdapat residu namun perbandiangannya sangat kecil dan ini bisa dimanfaatkan untuk hal lain. Perbandingan, 5 dump truk cuma menghasilkan 2 angkong saja,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin
Gertak Trenggalek Dipuji Kemensos, Dinilai Efektif Dukung Pemutakhiran Data Bansos
Jumlah Murid SD Menurun, DPRD Trenggalek Buka Wacana Penggabungan Sekolah
Penyusunan Perda Trenggalek Jadi Sorotan DPRD, Dinilai Perlu Sinkronasi
Masih Tertahan di Tanah Suci, Ketua DPRD Trenggalek Ajak Warga Doakan Bupati
Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Trenggalek Segera Dibahas Pansus 3
Jadwal DPRD Trenggalek di Bulan Puasa Terbatas, Banmus Hanya Akan Fokus Ranperda dan LKPJ
Agenda DPRD Trenggalek di Bulan Ramadan Fokus Bahas Raperda

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 17:05 WIB

Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin

Senin, 30 Maret 2026 - 15:01 WIB

Gertak Trenggalek Dipuji Kemensos, Dinilai Efektif Dukung Pemutakhiran Data Bansos

Senin, 9 Maret 2026 - 16:08 WIB

Jumlah Murid SD Menurun, DPRD Trenggalek Buka Wacana Penggabungan Sekolah

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:05 WIB

Penyusunan Perda Trenggalek Jadi Sorotan DPRD, Dinilai Perlu Sinkronasi

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:06 WIB

Masih Tertahan di Tanah Suci, Ketua DPRD Trenggalek Ajak Warga Doakan Bupati

Berita Terbaru