RagamWarta.com – Gerak cepat, Tim Kampanye Daerah Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming di Kabupaten Trenggalek mulai berkumpul.
Tim Kampanye Daerah paslon Prabowo-Gibran dipimpin oleh Mugianto dan dikumpulkan dalam Hall Hotel Hayam Wuruk Kabupaten Trenggalek. Disana mereka melakukan deklarasi sekaligus pembentukan tim kecamatan.
“Alhamdulillah, hari ini kami melakukan deklarasi sekaligus pembentukan tim ditingkat kecamatan,” ujar Mugianto selaku Ketua Tim Kampanye Kabupaten Trenggalek, saat dikonfirmasi awak media, Rabu (20/12/2023).
Sesuai penjelasan Mugianto, semua partai politik pengusung yang ada di Kabupaten Trenggalek dilibatkan. Bahkan ketua kecamatan di masing-masing parpol juga diundang agar mendapat pengarahan langsung.
Menurut Mugianto, kegiatan ini dilakukan untuk mewujudkan target paslon Prabowo Gibran yang menang dalam satu putaran.
“Insyaallah, cita-cita Prabowo Gibran menang satu putaran bisa tercapai di Kabupaten Trenggalek. Seperti itu intruksi dari pimpinan,” tegas politisi asal Partai Demokrat itu.
Selian itu, pihaknya juga minta kepada seluruh pimpinan parpol pengusung Prabowo-Gibran di Trenggalek agar betul-betul solid dan bekerja semaksimal mungkin menangkan di tingkat kecamatan.
“Semua partai politik pengusung Prabowo-Gibran harus betul-betul Solid bekerja keras maksimal menangkan di tingkat kecamatan,” pintanya.
Mugianto juga berpesan pada seluruh tim untuk gencar sosialisasilikan prioritas dan program unggulan Prabowo-Gibran. Dengan begitu, target menang di 14 Kecamatan di Trenggalek bisa tercapai.
“Ada 8 prioritas dan 17 program unggulan Pak Prabowo. Jadi itu yang harus kita sampaikan kepada masyarakat, yakni tentang visi misinya Pak Prabowo dan Mas Gibran,” cetusnya.
Adapun salah satu program unggulan Prabowo-Gibran yang ditekankan Mugianto untuk kampanye yakni Swasembada pangan. Selain itu upaya dalam menekan angka kemiskinan.
“Yang pertama tentang kesedihan pangan sasarannya swasembada pangan dan juga hal-hal yang berkaitan meningkatkan penurunan Angka kemiskinan maupun peningkatan PDRB,” pungkasnya.






