Polres Trenggalek Turun Tangan Amankan Sampel Makanan yang Disinyalir Sebabkan Keracunan Masal

Rabu, 16 Oktober 2024 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Zainul Abidin saat dikonfirmasi awak media

Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Zainul Abidin saat dikonfirmasi awak media

RagamWarta.com – Insiden dugaan keracunan massal yang terjadi saat pengajian di Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek, memicu langkah serius dari pihak kepolisian dan instansi terkait.

Dijelaskan Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Zainul Abidin menyatakan bahwa pihaknya kini tengah fokus melakukan investigasi menyeluruh terkait insiden yang terjadi pada Rabu (09/102024) pekan lalu.

Selain memeriksa penyelenggara acara, penyidik juga melakukan pengecekan ke toko tempat catering berbelanja bahan makanan. Sampel makanan dan bahan pokok juga diambil untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyidik juga memeriksa penyelenggara acara Maulid dalam hal ini ketua RT dan panitia acara. Kemudian melakukan pengecekan di dapur catering terkait produk yang dipakai oleh catering,” katanya.

AKP Zainul juga menambahkan bahwa pihaknya juga mendatangi keluarga korban untuk menanyakan riwayat kesehatan serta mengambil sisa obat yang dikonsumsi karena diketahui korban memiliki penyakit bawaan hipertensi.

“Kami juga masih melakukan pemantauan kondisi korban yang lain dan kami juga masih menunggu nanti hasilnya daripada laboratorium seperti apa,” pungkasnya.

Langkah pengawasan ini tak hanya terbatas pada aspek penyelidikan, melainkan juga berkolaborasi dengan RSUD Dr. Soedomo dan Dinas Kesehatan untuk memastikan keamanan makanan yang disajikan saat ada acara publik.

Pihak rumah sakit telah bekerja sama dalam melakukan pemeriksaan terhadap korban, sedangkan sampel makanan dikirimkan ke laboratorium di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur untuk diuji.

Kejadian yang menelan korban hingga 98 orang, dengan satu orang meninggal setelah menjalani perawatan intensif selama lima hari menjadi sinyal pemerintah daerah untuk memperketat regulasi dan pengawasan jasa makanan.

“Kasus ini menjadi peringatan keras bagi penyedia jasa catering di wilayah Trenggalek dan sekitarnya. Berhati-hatilah dalam memilih kualitas makanan agar insiden seperti ini tidak terulang kembali,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel
Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok
Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta
Hasil Pemeriksaan Makanan MBG SPPG Karangan Terungkap, Bacillus Cereus Ditemukan
Lapak UMKM FJTT 2026 Dibobol, 2 Stan Jadi Sasaran
Patroli Gentong Polres Trenggalek Bergerak Bantu Warga Hadapi Kemarau Panjang

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta

Selasa, 29 September 2026 - 16:13 WIB

Hasil Pemeriksaan Makanan MBG SPPG Karangan Terungkap, Bacillus Cereus Ditemukan

Berita Terbaru