Mulai Sepi Pengunjung, Goa Lowo Trenggalek Bakal Diubah Jadi Wisata Edukasi

Kamis, 14 November 2024 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi wisata Goa Lowo saat ini, nampak hanya ada satu wisatawan yang berkunjung.

Situasi wisata Goa Lowo saat ini, nampak hanya ada satu wisatawan yang berkunjung.

RagamWarta.com – Goa Lowo, salah satu wisata alam legendaris di Kabupaten Trenggalek ini nampaknya mulai kehilangan pamornya. Goa yang digadang-gadang terpanjang di Asia Tenggara kini mulai sepi wisatawan.

Menanggapi tantangan itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) mulai mengambil langkah strategis dengan mengubah konsep wisata alam menjadi wisata edukasi.

“Upaya ini dilakukan untuk menarik kelompok wisatawan baru, khususnya pelajar dan sekolah. Semoga upaya ini bisa menghidupkan kembali Goa Lowo,” jelas Sunyoto selaku Kepala Disparbud Trenggalek.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya menegaskan strategi merubah konsep wisata Goa Lowo dikarenakan tempat ini memiliki potensi edukatif. Mengingat goa lowo memiliki panjang total hampir 2 km, walaupun yang bisa dinikmati wisatawan hanya 850 meter.

Selain itu, Goa Lowo juga memiliki daya tarik alami berupa formasi stalaktit dan stalagmit yang unik. Sehingga diyakini dapat menjadi media pembelajaran tentang geologi dan ekologi.

“Goa Lowo memiliki potensi edukatif yang tinggi, dan kami sedang mengupayakan branding baru untuk menjadikannya sebagai tujuan wisata edukasi dalam waktu dekat,” ujar Sunyoto.

Pemkab berharap dengan adanya konsep wisata edukasi, Goa Lowo tidak hanya bergantung pada kunjungan wisatawan umum, tetapi juga dapat menjadi tujuan pembelajaran bagi siswa.

“Kami berharap bisa bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) untuk memasukkan Goa Lowo sebagai bagian dari destinasi kunjungan sekolah,” harapnya.

Banting stir yang direncanakan Disparbud Trenggalek terhadap Goa Lowo terpaksa dilakukan karena didapati data kunjungan yang menunjukkan penurunan drastis. Terutama saat periode libur Lebaran pada April 2024 kemarin.

Selama masa libur panjang Goa Lowo hanya kedatangan 434 wisatawan. Jauh di bawah rata-rata bila dibandingkan destinasi lain di Trenggalek yang mampu menarik hingga 2.000 pengunjung per hari.

“Di luar periode libur, pada akhir pekan kunjungan ke Goa Lowo tidak mencapai 50 orang. Bahkan hari-hari biasa sering kali tidak ada pengunjung sama sekali,” ungkap Sunyoto.

Menurut Sunyoto, fenomena ini terjadi salah satunya akibat keberadaan Jalur Lintas Selatan (JLS) yang ada di pesisir Trenggalek. Sehingga wisatawan lebih memilih lewat jalur JLS dari pada jalur utama ke Wisata Pantai.

Tak ayal, kondisi ini membuat wisata Goa Lowo yang berada di Desa Watuagung, Kecamatan Watulimo tidak lagi masuk dalam jalur destinasi wisata para wisatawan.

“Dengan adanya JLS, wisata pesisir semakin ramai, sementara Guo Lowo makin sepi karena lokasinya tidak dilalui langsung oleh jalur wisatawan,” terang Sunyoto.

Oleh karena itu, upaya merubah konsep wisata Goa Lowo harus segera disiapkan. Mengingat dahulunya wisata ini sempat berjaya dan menjelma sebagai destinasi wisata unggulan di Trenggalek.

 

Berita Terkait

Hambeging Bumi Jadi Tema Hari Jadi Trenggalek ke-832, Bupati Ajak Kembali Membumi
Hari Jadi Trenggalek ke-832 Lebih Terbuka, Libatkan Petani dan Siapkan 11 Ribu Udik-Udik
Kirab Pusaka Trenggalek Dibagi 2, Milik Bupati ke Karangrejo, Kabupaten ke Kamulan
Lestarikan Warisan Leluhur lewat Jamasan Manuskrip Kuno
Struktur Bata Kuno di Kamulan Berpotensi Tambah Destinasi Wisata Sejarah Trenggalek
6 dari 11 Atlet Judo Trenggalek Naik Podium di Kejuaraan Internasional
Turnamen Free Fire di Trenggalek Diikuti 24 Tim, Minat Esports Anak Muda Kian Meningkat
Jagung Rebus hingga Mandi Pagi, Begini Perawatan Sapi Kurban Presiden di Trenggalek

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Hambeging Bumi Jadi Tema Hari Jadi Trenggalek ke-832, Bupati Ajak Kembali Membumi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Hari Jadi Trenggalek ke-832 Lebih Terbuka, Libatkan Petani dan Siapkan 11 Ribu Udik-Udik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Kirab Pusaka Trenggalek Dibagi 2, Milik Bupati ke Karangrejo, Kabupaten ke Kamulan

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:13 WIB

Lestarikan Warisan Leluhur lewat Jamasan Manuskrip Kuno

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:01 WIB

Struktur Bata Kuno di Kamulan Berpotensi Tambah Destinasi Wisata Sejarah Trenggalek

Berita Terbaru