Kondektur Bus Ditemukan Meninggal dalam Indekos, Punya Riwayat Penyakit Jantung

Sabtu, 21 Desember 2024 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat jenazah S(60) dimasukin ke Ambulan untuk dibawa ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek.

Saat jenazah S(60) dimasukin ke Ambulan untuk dibawa ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek.

RagamWarta.com – Warga Desa Kedungsigit, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek digemparkan dengan penemuan mayat dalam kamar indekos, pada Sabtu (21/12/2024) pagi hari.

Menurut penjelasan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Karangan AKP Zainudin bahwa yang meninggal disebuah indekos tersebut merupakan warga Desa Papar, Kabupaten Kediri.

“Diketahui korban berinisial S (60), profesinya sebagai kondektur bus. Korban meninggal karena ada saksi yang curiga korban belum juga berangkat kerja,” ujar AKP Zainudin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Kapolsek Karangan, korban menginap di indekos karena bekerja sebagai kondektur bus Trenggalek-Surabaya. Korban ditemukan oleh saksi yang curiga karena motor korban masih didepan, padahal sudah waktunya berangkat.

“Kronologinya, Pukul 05.10 Wib saksi hendak ke kamar mandi. Namun melihat motor korban masih parkir di depan kamar. Seharusnya Pukul 04.00 Wib korban S (60) berangkat bekerja,” papar AKP Zainudin.

Mantan Kapolsek Gandusari itu juga menjelaskan bahwa awalnya saksi memanggil korban. Karena tidak ada jawaban mengintip lewat jendela dan korban sudah kondisi terkapar diatas kasur. Kemudian saksi mendobrak kamar kos S (60).

“Dari hasil pemeriksaan Polisi, korban memiliki riwayat sakit jantung. Kemudian juga ditemukan obat yang harus diminum korban setiap hari,” papar AKP Zainudin saat dikonfirmasi awak media.

Diduga kuat, korban mengidap penyakit jantung. Dugaan tersebut diperkuat dari keterangan keluarga. Pihak keluarga S (60) dari Kediri sempat semalam melakukan komunikasi telepon.

“Telepon tersebut mengingatkan kepada korban S (60) bahwa pada tanggal (26/12/2024) waktunya pemeriksaan kesehatan untuk mengobati penyakit jantung,” tandasnya.

AKP Zainudin juga menegaskan bahwa ditubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Bahkan keluarga korban S (60) juga menerima dan menyatakan bahwa kejadian tersebut merupakan musibah.

“Jenazah tadi dibawa ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek dan kemudian saat ini sudah dibawa keluarga ke rumah duka Kediri,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Operasi Tumpas Narkoba di Trenggalek Berhasil Bongkar 9 Kasus, 12 Tersangka Diamankan
Pencurian Kotak Amal Trenggalek, Polisi Duga Pelaku Gunakan Pelat Nomor Palsu
Musim Kemarau Tiba, BPBD Trenggalek Mulai Suplai Air Bersih ke Warga Panggul
Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan
Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani
Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan
Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Pencurian Kotak Amal Trenggalek, Polisi Duga Pelaku Gunakan Pelat Nomor Palsu

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Musim Kemarau Tiba, BPBD Trenggalek Mulai Suplai Air Bersih ke Warga Panggul

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:07 WIB

Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:02 WIB

Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:02 WIB

Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

Berita Terbaru