PMK di Trenggalek Meluas, Tujuh Pasar Hewan Ditutup, Hanya Boleh Transaksi Lokal

Selasa, 14 Januari 2025 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Diskomidag Trenggalek, Saniran (kanan) bersama Kepala Disnak Trenggalek, Joko Susanto (kiri) sepakat tutup pasar hewan sementara.

Kepala Diskomidag Trenggalek, Saniran (kanan) bersama Kepala Disnak Trenggalek, Joko Susanto (kiri) sepakat tutup pasar hewan sementara.

RagamWarta.com – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang semakin meluas di Kabupaten Trenggalek memaksa pemerintah daerah untuk menutup sementara tujuh pasar hewan. Penutupan ini dimulai hari ini, Selasa (14/1/2045).

Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskomidag) Trenggalek, Saniran menjelaskan bahwa kebijakan ini didasarkan pada permintaan Dinas Peternakan (Disnak).

“Kami menutup pasar hewan sementara waktu untuk meminimalkan penyebaran PMK. Ini berlaku untuk seluruh pasar yang menjual sapi maupun kambing di Kabupaten Trenggalek,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tujuh pasar hewan binaan Diskomidag Trenggalek yang ditutup meliputi pasar Hewan di Durenan, Trenggalek, Tugu, Kampak, Pule, Dongko, dan Panggul. Penutupan dilakukan sesuai jadwal hari pasaran masing-masing pasar hewan.

“Hari ini kami bersama Disnak melakukan sosialisasi kepada para pedagang agar menghentikan sementara aktivitas perdagangan hewan,” tambah Saniran.

Saniran menyebutkan bahwa penutupan pasar hewan ini bersifat sementara dan akan dibuka kembali setelah ada evaluasi dari pihak terkait.

“Kami berharap masyarakat memahami langkah yang diambil Pemkab Trenggalek. Pasalnya penutupan pasar hewan ini demi melindungi kesehatan ternak mereka juga,” tegas Saniran.

Sosialisasi terus dilakukan oleh pemerintah untuk memastikan pedagang dan peternak mematuhi kebijakan ini. Upaya pencegahan lebih lanjut juga akan digencarkan guna mengendalikan wabah PMK di wilayah Trenggalek.

“Tadi waktu monitoring di Durenan masih ada warga yang membawa hewan dagangan. Kami beri sosialisasi karena penutupan ini demi keselamatan hewan dari PMK,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Trenggalek, Joko Susanto menyebutkan bahwa hingga 13 Januari 2025, tercatat sudah ada 541 ekor sapi di Trenggalek terinfeksi PMK.

Dari jumlah tersebut, hanya 24 ekor yang telah dinyatakan sembuh. Bahkan, lima ekor sapi harus dipotong paksa, 11 ekor mati, dan 11 ekor lainnya dijual oleh pemiliknya. Sedangkan sisanya masih dalam perawatan.

“Sekali lagi, kami mohon maaf harus menutup pasar hewan sementara waktu. Hal ini tidak lain untuk membatasi mobilitas hewan ternak karena penyebaran PMK semakin meluas,” ucap Joko.

Walaupun demikian, pihaknya tidak melarang jika peternak hendak menjual hewan ternaknya ke seseorang atau individu. Pasalnya hewan ternak ibarat tabungan oleh masyarakat di pedesaan. Yang penting transaksi hanya dilakukan dilingkup tetangga atau lokal.

“Kami tidak melarang jika ada peternak yang menjual hewan ternaknya ke seseorang. Mungkin karena kebutuhan keluarga atau keberatan untuk memenuhi pakan. Yang penting seleksi dulu ternaknya sehat atau tidak,” tegas Joko Susanto.

 

Berita Terkait

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel
Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok
Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta
Hasil Pemeriksaan Makanan MBG SPPG Karangan Terungkap, Bacillus Cereus Ditemukan
Lapak UMKM FJTT 2026 Dibobol, 2 Stan Jadi Sasaran
Patroli Gentong Polres Trenggalek Bergerak Bantu Warga Hadapi Kemarau Panjang

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta

Selasa, 29 September 2026 - 16:13 WIB

Hasil Pemeriksaan Makanan MBG SPPG Karangan Terungkap, Bacillus Cereus Ditemukan

Berita Terbaru

Pihak kepolisian dari Polsek Watulimo olah TKP di kolam renang

Peristiwa

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:07 WIB