Pemkab Trenggalek Berencana Bekukan Perguruan Silat Demi Cegah Konflik Berulang

Jumat, 24 Januari 2025 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat dikonfirmasi awak media di Ruang Paringgitan Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kamis (23/1/2025).

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat dikonfirmasi awak media di Ruang Paringgitan Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kamis (23/1/2025).

RagamWarta.com – Insiden penyerangan Polsek Watulimo oleh ratusan anggota perguruan silat menjadi catatan serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek.

Menanggapi hal itu, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menegaskan pentingnya introspeksi dan pembenahan dalam dunia pencak silat untuk mencegah aksi kekerasan serupa di masa mendatang.

“Kalau sudah merusak aset dan membahayakan nyawa orang lain, tentu harus diambil tindakan tegas,” ujar Bupati Trenggalek yang akrab disapa Mas Ipin, Kamis (23/1/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai langkah awal, pemerintah daerah tengah mengkaji kebijakan untuk menekan potensi konflik, termasuk kemungkinan pembekuan sementara kegiatan perguruan silat.

Menurut Mas Ipin, pencak silat sebagai warisan budaya harus kembali pada esensinya, yakni membentuk manusia yang berakhlak dan berkarakter.

“Kita harus pastikan bahwa perguruan silat bukan tempat melatih kekerasan, tetapi melahirkan individu yang kesatria. Jika tidak ada komitmen untuk berubah, pembekuan bisa menjadi salah satu opsi,” tegasnya.

Selain itu, Pemkab Trenggalek juga mendukung proses hukum yang tengah berjalan di Polres Trenggalek dan Polda Jatim.

“Kami berharap penegakan hukum dapat memberikan efek jera sekaligus menjadi momentum pembinaan bagi para pelaku,” harap Mas Ipin.

Terakhir, mas Ipin menegaskan bahwa Pemkab Trenggalek akan berperan aktif dalam menjaga keamanan dan harmoni sosial di wilayahnya.

Kajian bersama dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk merumuskan kebijakan yang adil namun tegas, guna memastikan aksi-aksi kekerasan serupa tidak terulang.

“Kita akan lihat bagaimana langkah terbaik dari sisi pemerintah. Apakah pembekuan, teguran, atau langkah lain. Semua sedang kita kaji,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Hadiri Hari Jadi Trenggalek, Wagub Emil Dardak Ungkap Potensi Pesisir Selatan
Trenggalek Bersiap Penguatan Ekonomi hingga Ketahanan Pangan Usai Pidato Presiden
72 Calon Paskibraka Trenggalek 2026 Mulai Jalani Pemusatan Pelatihan
Update Penemuan Bayi di Desa Banaran, Akan Diserahkan ke PPSA B Sidoarjo
Kominfo Klaim Sinyal Internet di Trenggalek Merata, Sudah Tidak Ada Blank Spot
Sayembara Logo Hari Jadi Trenggalek Tinggal 1 Hari, Kominfo: Haram Gunakan AI
JLS Trenggalek Dapat Bantuan Rp19 Miliar untuk Pembebasan Lahan
Mas Syah Peringati Hari Anak Sedunia, Ingatkan Anak Tak Sembarangan Curhat di Medsos

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:07 WIB

Hadiri Hari Jadi Trenggalek, Wagub Emil Dardak Ungkap Potensi Pesisir Selatan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Trenggalek Bersiap Penguatan Ekonomi hingga Ketahanan Pangan Usai Pidato Presiden

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:02 WIB

72 Calon Paskibraka Trenggalek 2026 Mulai Jalani Pemusatan Pelatihan

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:04 WIB

Update Penemuan Bayi di Desa Banaran, Akan Diserahkan ke PPSA B Sidoarjo

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:04 WIB

Kominfo Klaim Sinyal Internet di Trenggalek Merata, Sudah Tidak Ada Blank Spot

Berita Terbaru