Percepat Aktivasi IKD, Dukcapil Trenggalek Buka Akses SIAK di Desa

Senin, 17 Februari 2025 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pelayanan Desa Karanganyar, Gandusari saat ada kegiatan Mening Deh dari Pemkab Trenggalek. (Foto : Website Desa)

Ilustrasi pelayanan Desa Karanganyar, Gandusari saat ada kegiatan Mening Deh dari Pemkab Trenggalek. (Foto : Website Desa)

RagamWarta.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Trenggalek terus mendorong percepatan digitalisasi administrasi kependudukan dengan memanfaatkan teknologi.

Salah satu terobosan yang dilakukan adalah mempermudah akses aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dengan memberdayakan kantor desa sebagai pusat layanan.

Inovasi ini memungkinkan masyarakat untuk mengaktifkan IKD tanpa harus datang langsung ke kantor Dukcapil atau Mal Pelayanan Publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dukcapil Trenggalek, Gigih Mardirianto, menyatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi warga dalam memanfaatkan layanan kependudukan berbasis digital.

“Mulai Januari 2025, aktivasi IKD bisa dilakukan di kantor desa. Masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor Dukcapil, cukup mengurusnya di desa masing-masing,” ujarnya pada Senin (17/2/2025).

Dijelaskan Gigih, langkah ini diambil sebagai respons atas kebutuhan masyarakat akan layanan yang lebih mudah diakses.

“Dengan adanya sistem ini, perangkat desa diberi kewenangan untuk membantu warga melakukan aktivasi IKD melalui aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK),” tambahnya.

Hebatnya, sejak diterapkan angka aktivasi IKD mengalami peningkatan pesat. Data menunjukkan bahwa pada Januari 2025, sebanyak 788 warga telah mengaktifkan IKD, sementara hingga 8 Februari sudah mencapai 505 orang.

“Untuk Februari ini, baru tanggal 8 sudah ada 505 orang yang aktivasi. Harapannya, hingga akhir bulan angkanya bisa meningkat lebih dari dua kali lipat,” jelas Gigih.

Bahkan sejak 2023 hingga akhir 2024, sebanyak 17.695 penduduk telah mengaktifkan IKD, atau rata-rata 737 orang per bulan.

Keberadaan layanan di desa dinilai lebih fleksibel dan efisien. Petugas hanya membutuhkan perangkat ponsel untuk membantu proses aktivasi, sehingga layanan ini bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja.

“Selama ada petugas yang membawa ponsel, aktivasi IKD bisa dilakukan kapan saja, baik untuk dirinya sendiri, keluarga, maupun warga lainnya,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Gelar Juara
Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti
Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya
Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga
Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan
Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi
Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Gelar Juara

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan

Berita Terbaru