Pemkab Trenggalek Galau Hadapi Pemangkasan Anggaran, Wacanakan Pinjaman ke PT SMI

Selasa, 18 Februari 2025 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Doding Rahmadi selaku Ketua DPRD Trenggalek (Doc. Ragam Warta)

Doding Rahmadi selaku Ketua DPRD Trenggalek (Doc. Ragam Warta)

RagamWarta.com – Nampaknya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek menghadapi dilema akibat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran.

Bagaimana tidak, rencana pembangunan yang telah disusun dengan matang dan berbasis skala prioritas terancam batal terlaksana.

Mengantisipasi polemik dikalangan bawah, Pemkab Trenggalek mempertimbangkan opsi pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) lagi pada 2025 untuk menopang anggaran pembangunan infrastruktur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi membenarkan adanya rencana pinjaman tersebut.

Ia juga menjelaskan bahwa pinjaman darurat Covid-19 yang sebelumnya diambil akan lunas pada 2026. Namun, jika pemkab kembali berutang, maka kewajiban cicilan akan berlanjut.

“Kajian mengenai pinjaman masih dalam proses. Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sedang menyelesaikan analisis dampak pemotongan anggaran. Setelah itu, kami akan menentukan sikap,” ujar Doding.

Doding juga mengungkapkan bahwa pemotongan anggaran dari pemerintah pusat mencapai Rp54 miliar, termasuk Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diperuntukkan bagi pembangunan jalan dan jembatan di Trenggalek.

“Salah satu proyek yang terdampak adalah pembangunan jalan Kampak-Pringapus Dongko, yang semula dialokasikan Rp20 miliar dari DAK. Jika anggaran ini dipangkas, proyek tersebut terancam batal,” tegasnya.

Doding juga menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada rapat resmi terkait rencana pinjaman tersebut. Jika kajian TAPD sudah selesai, maka akan dilakukan pembahasan dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) dan rapat Komisi di DPRD.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Trenggalek, Edy Supriyanto, yang juga merupakan pimpinan TAPD, menegaskan bahwa Pemkab berkomitmen menjalankan Inpres 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran.

Namun, ia tidak menutup kemungkinan adanya pinjaman ke PT SMI.

“Saat ini masih dalam tahap penjajakan,” ungkapnya singkat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi resmi mengenai besaran pinjaman yang akan diajukan Pemkab Trenggalek.

 

Berita Terkait

Muktamar ke-35 NU Usai, Emil-Ipin Harap Kepengurusan Baru Kembali Guyub
Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli
Bupati Trenggalek dan Istri Pakai Baju Adat Suku Asmat saat Pengibaran Bendera
Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare
Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang
Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG
HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya
Filial Bulog KP Karangsoko Diresmikan Emil Dardak, Siap Perkuat Cadangan Pangan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:05 WIB

Muktamar ke-35 NU Usai, Emil-Ipin Harap Kepengurusan Baru Kembali Guyub

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Bupati Trenggalek dan Istri Pakai Baju Adat Suku Asmat saat Pengibaran Bendera

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang

Berita Terbaru