Tanah Gerak Mengintai Warga Gamping Suruh, Begini Keadaannya Sekarang

Rabu, 22 Desember 2021 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAGAMWARTA – Bencana tanah gerak kembali terjadi, kali ini bencana musiman tersebut menimpa warga Desa Gamping,Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek. Dari peninjauan sementara tim kebencanaan, totalnya ada empat rumah yang terdampak.

Kapolsek Suruh, AKP Bambang Purwanto menjelaskan bahwa tanah gerak ini terjadi setelah beberapa hari ini hujan deras mengguyur hampir keseluruhan kecamatan suruh, pada hari senin 20 Desember 2021 kemarin.

Baca juga : Jatuh Bangun Budidaya Udang Vaname, Kini Kewalawan Penuhi Permintaan Pendampingan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada empat rumah warga yang terdampak bencana tanah gerak ini, akibatnya tanah ambles rusak sebagian rumah warga. Amblesnya tanah diperkirakan mencapai kedalaman 80 centimeter. Pemilik rumah diimbau untuk lebih berhati-hati dan waspada akan ancaman tanah gerak yang mungkin bisa kembali terjadi.

Sementara itu, Kepala Desa Gamping Puguh Arbiyantoro menerangkan bahwa, tanah amblas terjadi secara bertahap. Awalnya, tanah gerak mulai diketahui warga pada hari minggu 19 Desember 2021 malam, setelah wilayah tersebut diguyur hujan.

Baca juga : Jelang Perayaan Natal, Forkopimda Trenggalek Siapkan 355 Personel Keamanan

Awalnya warga tidak terlalu khawatir dengan retakan tanah yang muncul. Warga baru sadar ketika keesokan harinya saat hujan kembali turun, retakan tanah bertambah lebar.

Saat ini kondisi rumah warga masih relatif aman, sementara pemilik empat rumah yang terdampak tanah ambles itu, yakni yahmin, sutijan, rinem, dan damin. Keempatnya berada di RT 11,RW 02 Dusun Gempolan, Desa Gamping,Kecamatan Suruh.

Baca juga : Akhirnya Prasasti Kamulan Bisa Diboyong Ke Trenggalek, Begini Proses Pemindahanya

Puguh juga menambahkan bahwa mereka saat ini masih menempati rumahnya masing-masing. Mengingat kondisi dalam rumah yang masih baik dan juga memadai untuk dihuni.

Sementara itu pihak desa langsung berkoordinasi dengan bpbd, dan menghimbau pada warga apabila kembali turun hujan agar segera mengungsi.

Berita Terkait

Operasi Tumpas Narkoba di Trenggalek Berhasil Bongkar 9 Kasus, 12 Tersangka Diamankan
Pencurian Kotak Amal Trenggalek, Polisi Duga Pelaku Gunakan Pelat Nomor Palsu
Musim Kemarau Tiba, BPBD Trenggalek Mulai Suplai Air Bersih ke Warga Panggul
Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan
Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani
Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan
Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Pencurian Kotak Amal Trenggalek, Polisi Duga Pelaku Gunakan Pelat Nomor Palsu

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Musim Kemarau Tiba, BPBD Trenggalek Mulai Suplai Air Bersih ke Warga Panggul

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:07 WIB

Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:02 WIB

Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:02 WIB

Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

Berita Terbaru