RAGAMWARTA – Berupaya dongkrak Pendapatan Asli Daerah, Komisi II DPRD Trenggalek undang beberapa Organisasi Perangkat Daerah. Ada dua OPD yang di panggil kali ini, diantaranya Dinas Perikanan dan Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek.
Sesuai yang dijelaskan Mugianto selaku ketua Komisi II DPRD Trenggalek bahwa rapat kerja kali ini bertujuan untuk mengklarifikasi target PAD tahun 2022 ini. Selain itu, Mugianto juga menyoroti minimnya pendapatan Dinas Perikanan. Menurutnya hal ini harus dipacu agar sumbangsih Dinas Perikanan mencapai target.
Baca juga : Carut Marut SSH, Komisi III DPRD Trenggalek Rumuskan Dua Point Saran
Seperti pengelolaan Cold Storage yang dimiliki Dinas Perikanan. Menurut Mugianto, pengelolaan Cold Storage perlu diupdate. Pasalnya dalam satu tahun Cold Storage yang ada di kawasan Prigi itu hanya mampu sumbang PAD sebesar 15 juta rupiah.
Mugianto berharap Cold Storage yang ada di kawasan Prigi bisa meningkatkan jumlah sumbangsihnya ke Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Pasalnya kapasitas yang ada ditempat itu cukup besar, jadi jika dalam satu tahun bisa sumbang PAD 25 sampai 30 juta, akan jauh lebih baik.
Baca juga : Kelangkaan Minyak Goreng Diperkirakan Sampai Usai Lebaran, Warga Trenggalek Diminta Sabar
Sementara itu, Mugianto justru mengapresiasi niat dan semangat Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek. Bagaimana tidak, di tahun 2022 ini Dinas Komidag targetkan PAD 6 miliar, dari yang ditargetkan tahun kemarin yang hanya sebesar 2,4 miliar.






