RagamWarta.com – Kinerja Bupati Trenggalek beserta wakilnya disoroti habis-habisan oleh Aliansi Mahasiswa se-Trenggalek. Bentuk kekecewaan mereka diwujudkan dengan aksi demontrasi di depan gedung DPRD Trenggalek.
Seperti yang dikatakan oleh ketua GMNI Trenggalek Muhammad Sodiq Fauzi, bahwa kinerja Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan Wakil Bupati Syah Muhammad Natanegara belum sesuai dengan visi-misi saat kampanye.
“ini (Demo) adalah bentuk kekecewaan kami. Menurut kami, visi-misi yang disampaikan Bupati dan wakilnya dari kampanye dulu hingga saat ini belum terwujud dan perlu dievaluasi,” ujarnya, Jumat, (24/11/2023).
Ada empat sektor yang disoroti aliansi mahasiswa ini. Empat diantaranya yakni sektor Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur dan Pariwisata. Menurutnya empat sektor itu sudah mewakili sektor lain dan dianggap urgent.
“Kami mengkritisi semua sektor, dari mulai sektor pendidikan, kesehatan, insfratruktur, hingga pariwisata. Seperti fasilitas kesehatan yang ada di RSUD dr. Soedomo. Disana ruang tunggunya masih kurang, penunggu pasiennya terlihat terlantar,” ucap Sodiq.
“Disektor pendidikan, dimana ada kesengajaan dalam hal fasilitas antara sekolah di kota dan sekolah yang ada di pelosok desa. Selain itu juga sektor infrastruktur yang mana masih banyak jalan yang berlubang,” tambahnya.
Tidak hanya itu, GMNI Trenggalek juga menyoroti sektor Pariwisata. Menurutnya mereka keamanan di sektor pariwisata masih memperhatikan. Pasalnya banyak korban meninggal di tempat wisata yang dikelola Pemkab Trenggalek.
“Standar operasional prosedur masih memprihatinkan. banyaknya korban tenggelam di tempat wisata itu seharusnya menjadi tanggung jawab penuh pemerintah daerah. Tapi kenyataannya tidak seperti yang kita harapkan,”terangnya.
Sodiq juga menyayangkan slogan Trenggalek Meroket yang selama ini digembor-gemborkan Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Menurutnya Trenggalek Meroket hanyalah rangkaian kata-kata belaka.
“Slogan Trenggalek Meroket hanyalah rangkaian kata dan kalimat belaka. Karena slogan itu belum kami rasakan dan belum tercermin dalam Pemerintahan,” tegasnya.
Terakhir, Sodiq juga berharap aksi yang telah ia lakukan bersama mahasiswa kali ini bisa jadi peringatan bagi Pemerintah Daerah. Menurutnya masih banyak program pemerintah yang perlu dievaluasi.
“Harapan kami ini bisa dijadikan warning untuk pemimpin dan juga evaluasi kedepannya untuk Bupati dan wakilnya saat ini,” pungkas Ketua GMNI Trenggalek usai gelar aksi damai di depan DPRD Trenggalek.






