RagamWarta.com – Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban APBD tahun 2023 resmi disahkan menjadi Peraturan Daerah. Ada dua poin penting yang jadi bahan evaluasi.
Dijelaskan Agus Cahyono selaku Wakil Ketua DPRD Trenggalek bahwa beberapa catatan penting dari disahkannya Pertanggungjawaban APBD tahun 2023 bakal jadi rekomendasi DPRD Trenggalek.
“Pertama ada kelebihan bayar pada pihak ketiga yang jadi temuan BPK. Kemudian yang upaya peningkatan PAD karena beberapa tahun belakangan ini belum ada pergeseran yang signifikan,” ucap Agus, Jumat (14/6/2024).
Menanggapi hal tersebut, DPRD Trenggalek melalui alat kelengkapan dewan berusaha mengingatkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah untuk melakukan perencanaan yang lebih matang.
” Rekomendasi dari DPRD adalah melakukan perencanaan yang lebih matang, mulai dari proses lelang hingga proses lainnya,” tambah salah satu politisi asal Partai Keadilan Sejahtera itu.
Pihaknya juga menyarankan agar memakai standar perhitungan yang dipakai oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar hasilnya sama. Hal ini dilakukan agar kelebihan bayar tidak terjadi di setiap tahunnya.
“Hampir setiap tahun kita ada kelebihan bayar pada pihak ketiga. Untuk mengantisipasi hal tersebut kami himbau kepada OPD yang bersangkutan agar memakai standar perhitungan yang dipakai BPK,” tambahnya.
Sementara untuk menindaklanjuti catatan yang kedua tentang PAD, DPRD Trenggalek memberikan rekomendasi untuk lebih inovatif. Selain itu, aset-aset yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah perlu dimanfaatkan semaksimal mungkin.
“Dari beberapa tahun belakangan PAD kita tidak bergeser diangka 300 miliar. Kurang pernah, lebih pernah. Itupun musim covid-19 karena kita mendapatkan dana kompensasi,” ujar Agus.
“Rekomendasi kita untuk para OPD penghasil untuk aktif melakukan pendataan apa saja potensi yang bisa mendongkrak pendapatan daerah,” tambah Agus Cahyono saat dikonfirmasi.
Ditempat yang sama, Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara mengaku senang Pertanggungjawaban APBD tahun 2023 sudah rampung. Syah ucapkan terima kasih pada semua unsur yang terlibat.
“Alhamdulillah Ranperda Pertanggungjawaban APBD sudah jadi Perda. Kami ucapkan banyak terima kepada seluruh OPD yang mendukung tercapainya visi-misi Bupati Trenggalek,” ucap Syah.
Pihaknya juga mengaku bangga dengan kinerja semua ASN di Trenggalek. Pasalnya berkat dedikasi mereka Trenggalek kembali raih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
“Alhamdulillah hampir semua berjalan dengan baik, bahkan Trenggalek bisa meraih WTP kesekian kalinya. Ini merupakan hasil kerja semua pihak,” pungkasnya.






