Sistem Sawah Hemat Air jadi Solusi Gejolak Iklim ala Bupati Trenggalek

Sabtu, 20 Juli 2024 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama Dandim 0806 , dan Kepala Dinas Pertanian dan Panggan panen padi secara simbolis di Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Trenggalek.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama Dandim 0806 , dan Kepala Dinas Pertanian dan Panggan panen padi secara simbolis di Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Trenggalek.

RagamWarta.com – Ketidakpastian musim antara musim penghujan dan kemarau semakin terasa. Tentu hal ini menyulitkan petani, dan dampaknya tidak sedikit yang mengalami gagal panen.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengembangkan sistem sawah hemat air. Diklaim inovasi ini mampu menjadi solusi gejolak iklim yang melanda belakangan ini.

“Hari ini kita melakukan panen. Uji coba pertanian hemat air dan juga hemat pupuk. Ini sudah dua kali panen” kata Bupati Trenggalek saat berada di Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Trenggalek, Sabtu (20/7/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat panen, Arifin dibuat bangga karena pertanian dengan sistem ini mampu bertahan dalam situasi krisis iklim. Bahkan sejak di lakukan akhir 2023 lalu, pertanian dengan sistem hemat air ini berhasil panen 2 kali, meskipun hujan tidak menentu.

“Jadi sudah Proven, terbukti hasilnya baik. Tadi BPS juga datang setelah 2 kali panen dibandingkan antara sawah dengan lahan kering dengan sawah dengan lahan basah itu ternyata hasilnya lebih baik sawah dengan lahan kering atau treadmen yang sudah kita lakukan,” imbuhnya.

Arifin juga berencana memperluas demonstration plot (demplot) sawah hemat air karena banyak petani yang tertarik akan hasil sitem pertanian. Setelah membandingakan dalam sebuah sarasehan sistem ini dipercaya lebih baik.

“Sekarang uji cobanya kita perluas. Tadi saya tanya petani, sudah lihat hasilnya kan lebih banyak mana? Siapa yang mau praktek? Nanti kita bantu sarana dan prasarananya,” ujarnya saat sarasehan bersama para petani.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin diperlihatkan contoh hasil panen padi yang mendapatkan perlakuan sistem sawah hemat air.

Sementara itu, ketua kelompok tani Sinar Harapan, Isnanto, menyatakan bahwa metode sawah hemat air ini merupakan tantangan yang diberikan oleh Bupati Trenggalek pada tahun 2023.

“Karena cuaca yang tidak menentu, kami diamanahkan untuk mengembangkan sistem pertanian yang tidak bergantung pada cuaca. Hasil uji coba ini sangat memuaskan,” ujar Isnanto.

Dengan keberhasilan ini, Isnanto berharap kelompok taninya bisa mencapai IP 400, yaitu panen empat kali dalam setahun.

“Kami berharap benar-benar bisa panen empat kali dalam satu tahun,” tambahnya.

Dengan dukungan dari semua lapisan masyarakat, inovasi ini diharapkan dapat diimplementasikan secara luas, membantu petani menghadapi tantangan iklim dan meningkatkan ketahanan pangan daerah.

“Jika ini berhasil, InsyaAllah di Trenggalek kita bisa mengatasi krisis iklim dengan pertanian seperti ini. Target kita bisa panen empat kali meskipun musim hujan tidak pasti,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Operasi Tumpas Narkoba di Trenggalek Berhasil Bongkar 9 Kasus, 12 Tersangka Diamankan
Pencurian Kotak Amal Trenggalek, Polisi Duga Pelaku Gunakan Pelat Nomor Palsu
Musim Kemarau Tiba, BPBD Trenggalek Mulai Suplai Air Bersih ke Warga Panggul
Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan
Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani
Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan
Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Operasi Tumpas Narkoba di Trenggalek Berhasil Bongkar 9 Kasus, 12 Tersangka Diamankan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Pencurian Kotak Amal Trenggalek, Polisi Duga Pelaku Gunakan Pelat Nomor Palsu

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Musim Kemarau Tiba, BPBD Trenggalek Mulai Suplai Air Bersih ke Warga Panggul

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:07 WIB

Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:02 WIB

Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani

Berita Terbaru

Wakil Ketua Satgas MBG Trenggalek, dr. Sunarto saat dikonfirmasi awak media, Kamis (13/8/2026).

Berita

Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang

Kamis, 13 Agu 2026 - 20:08 WIB