RagamWarta.com – Kebakaran hebat melanda rumah warga di Dusun Picis, RT 34 RW 08, Desa Pringapus, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek pada Senin (22/7/2024) pukul 10.30 WIB.
Parahnya kebakaran yang terjadi di Desa Pringapus itu menyebabkan kerusakan parah pada rumah milik Ladiman. Bangunan seluas 9×10 meter persegi ludes dilahap sijago merah.
Kasi Penyelamatan Kebakaran dan Non Kebakaran Kabupaten Trenggalek, Burhannudin menjelaskan bahwa informasi awal kebakaran diterima dari Mujiono selaku Sekretaris Desa Pringapus.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Usai mendapat laporan, Mujiono lantas menghubungi Damkar Trenggalek pada pukul 11.45 WIB. Menurut laporan, api pertama kali terlihat oleh Sukadi selaku tetangga korban. Menurut laporan tetangga korban melihat bagian kamar rumah sudah terbakar.
“Sukadi segera melaporkan kejadian ini kepada perangkat desa. Kemudian laporan tersebut diteruskan ke petugas pemadam kebakaran,” jelas Burhannudin, Senin (22/7/2024).
Akibat besarnya kobaran api, tim gabungan yang terdiri dari Polsek Dongko, Babinsa Pringapus, Tagana Trenggalek, perangkat Desa Dongko, Trantib Kecamatan Dongko, dan PLN, dikerahkan.
“Totalnya ada 20 anggota pemadam kebakaran yang dikerahkan. Dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit Hilux dikerahkan ke lokasi. 7000 liter air habis dalam upaya pemadaman kebakaran kali ini,” tambahnya.
Burhannudin juga menjelaskan bahwa api mulai terlihat pada pukul 10.30 WIB dan segera dilaporkan oleh Sukadi. Piket siaga di Mako Damkar menerima aduan masuk pada pukul 11.45 WIB.
“Petugas segera berangkat menuju lokasi pukul 11.47 WIB dan tiba di tempat pada pukul 12.26 WIB. Pemadaman dimulai segera setelah tim tiba di lokasi. Sementara api berhasil dipadamkan pada pukul 12.58 WIB,” terangnya.
Bahkan kebakaran juga menyebutkan salah seorang satu orang luka di bagian kepala. Ia mengalami luka bakar saat berusaha menyelamatkan uang tunai yang ada di dalam kamar.
“Satu korban jiwa atas nama Tukirah, (65) mengalami luka bakar sekitar 8 persen di bagian kepala. Saat itu korban sedang beristirahat rumah dan berusaha menyelamatkan uang yang disimpan di kamar,” ungkap Burhannudin.
Akibat kebakaran, total kerugian material yang ditanggung Ladiman diperkirakan mencapai Rp 75 juta. Hal tersebut meliputi uang tunai Rp 20 juta, sepeda motor Vixion, mesin traktor, dan barang elektronik.
“Beruntung kobaran api tidak sampai merembet ke rumah. Dengan demikian aset yang berhasil diselamatkan, termasuk rumah senilai Rp 100 juta,” ujarnya.
Menurut Kasi Penyelamatan Kebakaran dan Non Kebakaran Kabupaten Trenggalek menyebutkan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal, kebakaran ini diduga disebabkan oleh korsleting listrik.
Kebakaran yang terjadi di Dusun Picis ini menjadi peringatan bagi seluruh warga agar selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik.
“Langkah-langkah preventif seperti memeriksa instalasi listrik secara berkala dan tidak membiarkan peralatan listrik menyala tanpa pengawasan sangat penting untuk menghindari kejadian serupa,” pungkasnya.






