Dapur Ponpes Ar Rosyiidiyyah Kebakaran saat Masak untuk Muludan, Diduga Akibat Kebocoran Tabung Gas

Minggu, 15 September 2024 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi saat dapur Ponpes Ar Rosyiidiyyah yang berada di Desa Ngares, Kecamatan Trenggalek terbakar.

Situasi saat dapur Ponpes Ar Rosyiidiyyah yang berada di Desa Ngares, Kecamatan Trenggalek terbakar.

RagamWarta.com – Ujian datang tak bisa disangkal, hendak menyiapkan hidangan makanan untuk menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW, dapur salah satu pondok pesantren di Trenggalek malah kebakaran.

Kasi Penyelamatan Kebakaran dan Non Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Trenggalek Burhanuddin menjelaskan bahwa kebakaran melanda dapur Pondok Ar Rosyiidiyyah yang berada di Desa Ngares.

Menurut laporan yang diterima Damkar Trenggalek, kebakaran terjadi ketika persiapan acara Maulid Nabi di pondok tersebut sedang berlangsung. Kebakaran terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dapur pondok digunakan untuk memasak makanan dalam jumlah besar, namun saat memasak, para petugas dapur meninggalkan lokasi untuk mempersiapkan konsumsi di ruang kelas,” jelas Burhanuddin, Minggu (15/9/2024).

Menurut penjelasan Burhanuddin, sekitar pukul 15.00 WIB seorang saksi bernama Dewi Rumbini melihat api mulai membakar dapur pondok. Tak berfikir panjang, Dewi segera melaporkan kebakaran ke Damkar Trenggalek.

“Laporan diterima oleh petugas piket di Mako Pemadam Kebakaran (Damkar), yang segera menanggapi dengan memberangkatkan dua unit mobil pemadam kebakaran menuju lokasi pada pukul 15.09 WIB,” terangnya.

Petugas tiba di tempat kejadian sekira pukul 15.14 WIB, sementara proses pemadaman dimulai pukul 15.16 WIB dengan dibantu BABINSA, BKTM, BPBD, TAGANA, perangkat desa, hingga masyarakat sekitar.

“Selain berusaha memadamkan kobaran api, petugas juga melakukan penguraian tumpukan kayu di dekat dapur untuk mencegah api menyebar lebih luas. Sedikitnya 9.000 liter air digunakan untuk memadamkan api,” tuturnya.

Akibat kebakaran ini, pondok mengalami kerugian material sebesar Rp 30 juta. Beruntung api tidak sampai membakar aset berharga lainnya. Sehingga nilai aset yang terselamatkan kisaran Rp 400 juta.

“Total kerugian ditafsir mencapai Rp 30 juta, sedangkan penyebab kebakaran diduga kuat akibat tabung gas yang digunakan untuk memasak,” terang Burhanuddin.

Kebakaran seperti ini harusnya jadi peringatan bagi masyarakat agar selalu waspada saat menggunakan peralatan memasak. Terutama yang masaknya menggunakan gas, untuk mencegah kebakaran di masa mendatang.

“Terus waspada, apalagi jika sedang memasak. Karena kebanyakan kebakaran lebih sering disebabkan oleh human error dari pada faktor yang lain,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Operasi Tumpas Narkoba di Trenggalek Berhasil Bongkar 9 Kasus, 12 Tersangka Diamankan
Pencurian Kotak Amal Trenggalek, Polisi Duga Pelaku Gunakan Pelat Nomor Palsu
Musim Kemarau Tiba, BPBD Trenggalek Mulai Suplai Air Bersih ke Warga Panggul
Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan
Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani
Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan
Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Operasi Tumpas Narkoba di Trenggalek Berhasil Bongkar 9 Kasus, 12 Tersangka Diamankan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Pencurian Kotak Amal Trenggalek, Polisi Duga Pelaku Gunakan Pelat Nomor Palsu

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Musim Kemarau Tiba, BPBD Trenggalek Mulai Suplai Air Bersih ke Warga Panggul

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:07 WIB

Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:02 WIB

Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani

Berita Terbaru