Terima Aduan Masyarakat Sekitar Sungai Temon, DPRD Trenggalek Layangkan Rekomendasi

Senin, 25 November 2024 - 23:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat dengar pendapat warga Ngares yang terdampak melubernya air Sungai Temon.

Suasana rapat dengar pendapat warga Ngares yang terdampak melubernya air Sungai Temon.

RagamWarta.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Trenggalek terima aduan masyarakat. Kali ini aduan datang dari masyarakat yang hidup di bantaran sungai Temon, Desa Ngares, Kecamatan Trenggalek.

Masyarakat ngadu ke dewan karena sungai Temon sering banjir. Hal tersebut diakibatkan pendangkalan sungai karena terdampak pembangunan Bendungan Badong yang saat ini masih tahap pengerjaan.

Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi menjelaskan bahwa pihaknya pihak terkait untuk segera mengambil tindakan untuk mengatasi dampak negatif dari pembangunan Bendungan Bagong.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Warga datang kesini karena mengeluhkan pendangkalan Sungai Temon yang disebabkan oleh material hasil pengerjaan Bendungan Bagong. Akibatnya, 11 Kepala Keluarga (KK) di RT 23, Desa Ngares selalu kebanjiran ketika ada hujan,” ungkap Doding, Senin (25/11/2024).

Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi
Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi

Diketahui, fenomena tersebut sudah dialami masyarakat setempat sejak tahun 2022  lalu. Akibatnya, berbagai masalah muncul. Mulai dari pendangkalan sungai yang signifikan hingga potensi banjir yang mengancam warga.

Padahal dulunya Sungai Temon memiliki kedalaman sekitar lima meter yang bisa digunakan sebagai wisata. Bahkan tidak sedikit masyarakat yang berkunjung ke Sungai Temon beberapa tahun yang lalu.

“Berdasarkan laporan yang kami dapat, kini kedalamannya berkurang drastis akibat timbunan material dari proses pembangunan Bendungan Bagong,” kata politisi asal PDI-Perjuangan itu.

Agar perkara nampak gamblang, DPRD Trenggalek datangkan pihak terkait seperti Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendungan Bagong, perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, OPD, kontraktor dan masyarakat.

Adapun rekomendasi yang dikeluarkan DPRD Trenggalek antara lain, penanganan disposal yaitu material hasil pengerjaan bendungan harus dikelola dengan baik dan tidak dibuang sembarangan ke sungai.

Selain itu, normalisasi Sungai Temon agar dapat menampung debit air dengan baik dan mengurangi risiko banjir saat musim penghujan seperti saat ini.

Selain itu untuk jangka panjangnya, DPRD Trenggalek minta untuk mengkaji dampak jangka panjang pembangunan Bendungan Bagong terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Bahkan DPRD Trenggalek berkomitmen akan terus mengawal permasalahan Sungai Temon hingga ada solusi yang memuaskan bagi masyarakat yang hidup di sekitaran Sungai Temon.

“Kami berharap pihak terkait dapat segera mengambil tindakan nyata untuk mengatasi permasalahan ini dan meminimalisir dampak negatifnya bagi masyarakat,” pungkas Doding Rahmadi.

 

Berita Terkait

DPRD Trenggalek Setujui Perda Pemerintahan Desa, Atur Kades hingga Perangkat
Masa Tugas Perangkat Desa Trenggalek Bakal Mengacu SK, DPRD Siapkan Perbup
Guru PPG Prajab Belum Terdata Dapodik, DPRD Trenggalek Bantu Tagih Janji Kementerian
Evaluasi Data Desil Trenggalek: Komisi IV DPRD Desak Pemutakhiran dan Libatkan Desa
Raperda Pilkades Trenggalek Belum Naikkan Syarat Pendidikan Calon Kades ke SMA, Ini Alasan DPRD
Tunggakan Biaya Rumah Sakit Rosmini Berpeluang Dibebaskan
Polemik Perubahan Desil, DPRD Trenggalek Dorong Pemutakhiran Data Lewat Musdes
PAPBD 2026 Trenggalek Resmi Jadi Perda, Belanja Modal Naik

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 21:11 WIB

DPRD Trenggalek Setujui Perda Pemerintahan Desa, Atur Kades hingga Perangkat

Rabu, 30 September 2026 - 20:06 WIB

Masa Tugas Perangkat Desa Trenggalek Bakal Mengacu SK, DPRD Siapkan Perbup

Kamis, 24 September 2026 - 15:05 WIB

Guru PPG Prajab Belum Terdata Dapodik, DPRD Trenggalek Bantu Tagih Janji Kementerian

Selasa, 15 September 2026 - 20:09 WIB

Evaluasi Data Desil Trenggalek: Komisi IV DPRD Desak Pemutakhiran dan Libatkan Desa

Selasa, 15 September 2026 - 18:03 WIB

Raperda Pilkades Trenggalek Belum Naikkan Syarat Pendidikan Calon Kades ke SMA, Ini Alasan DPRD

Berita Terbaru