PAD Pariwisata 2024 Tak Capai Target, Disparbud Trenggalek Malah Tambah Target Untuk Tahun ini

Sabtu, 18 Januari 2025 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pariwisata Trenggalek, Sunyoto saat dikonfirmasi awak media.

Kepala Dinas Pariwisata Trenggalek, Sunyoto saat dikonfirmasi awak media.

RagamWarta.com – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Trenggalek dari sektor pariwisata pada tahun 2024 tidak berhasil mencapai target.

Kepala Dinas Pariwisata Trenggalek, Sunyoto, mengungkapkan bahwa pihaknya menghadapi sejumlah tantangan yang membuat target sebesar Rp8,5 miliar tidak tercapai.

“Kita hanya berhasil mencapai Rp7,66 miliar. Ini memang belum sesuai target meski kami sudah berupaya semaksimal mungkin,” kata Sunyoto, Jumat (17/1/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, salah satu faktor utama adalah cuaca yang kurang mendukung saat puncak musim liburan seperti libur sekolah dan Natal-Tahun Baru (Nataru). Akibatnya jumlah kunjungan wisatawan turun drastis.

Selain itu, pesatnya pertumbuhan destinasi wisata baru di sepanjang wilayah pesisir selatan, yang didukung oleh keberadaan Jalan Lintas Selatan (JLS), turut memengaruhi persaingan.

“Kalau dulu destinasi andalan seperti Pantai Karanggongso dan Prigi menjadi favorit, sekarang wisatawan lebih banyak mencari alternatif destinasi baru,” jelasnya.

Keterbatasan dalam memperbaiki infrastruktur dan fasilitas di destinasi wisata juga menjadi tantangan tersendiri.

“Kondisi ini membuat kami harus bekerja ekstra keras agar tetap kompetitif,” tambah Sunyoto.

Meskipun menghadapi kendala di tahun 2024, optimisme tetap dijaga untuk tahun 2025. Bagaimana tidak, walaupun PAD di tahun kemarin tidak tercapai, Dinas Pariwisata Trenggalek justru menambah target PAD di tahun 2025 ini.

“Untuk tahun ini kami menargetkan PAD sebesar Rp9,2 miliar. Dengan begitu kita harapan ada peningkatan dan perbaikan sarana-prasarana di sektor pariwisata. Sehingga dapat menarik lebih banyak pengunjung lagi,” pungkas Sunyoto.

 

Berita Terkait

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya
Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga
Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan
Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi
Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel
Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:16 WIB

Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha

Berita Terbaru