RagamWarta.com – AKBP Ridwan Maliki resmi menjabat sebagai Kapolres Trenggalek menggantikan AKBP Indra Ranu Dikarta, berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/489/III/KEP./2025 tanggal 12 Maret 2025.
Ridwan Maliki lahir di Magelang pada 22 September 1984. Ia merupakan lulusan SMA Taruna Nusantara Magelang tahun 2003, kemudian melanjutkan pendidikan di Akademi Kepolisian dan lulus pada tahun 2006.
Selain itu, Ridwan juga menempuh pendidikan di Universitas Teknologi Surabaya (2007) serta melanjutkan studi Pascasarjana di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) pada 2018.
Untuk mendukung pengembangan kompetensinya, Ridwan mengikuti berbagai pelatihan di antaranya penyidikan tindak pidana lingkungan hidup dan Dikmas Lantas.
Selama berdinas, Kapolres Trenggalek yang saat ini berdomisili di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo ini juga tetap aktif meningkatkan kapasitas dirinya di sela-sela tugas kedinasan.
Dalam perjalanan karier, Ridwan juga banyak menghabiskan waktu di fungsi Propam. Jabatan terakhirnya sebelum menjadi Kapolres Trenggalek adalah Kasubbidpaminal Bidpropam Polda Jawa Timur.
Berikut daftar jabatan yang pernah diemban AKBP Ridwan Maliki:
- KA SPK 1 Polres Bangkalan (2007–2008)
- KBO Satreskrim Polres Bangkalan (2008–2010)
- Kanit Regident Satlantas Polres Tuban (2010)
- KBO Satlantas Polres Tuban (2010–2012)
- Kapolsek Merakurak Polres Tuban (2012–2013)
- Paur Subbaganev Dalpro Bag Anev Rojianstra SSDM Polri (2018)
- Paur Subbaganev Binkar Bag Anev Rojianstra SSDM Polri (2018)
- Paur Subbagmutjab Pama Bagmutjab Ro Binkar SSDM Polri (2020–2021)
- Kaurmin Bagmutjab Ro Binkar SSDM Polri (2022)
- Kasubbidpaminal Bidpropam Polda Jatim (2023–2025)
- Kasubdit Gakkum Ditpolairud (2025)
- Kapolres Trenggalek (2025–sekarang)
Mengemban tugas sebagai Kapolres untuk pertama kalinya, Ridwan mengusung tagline “Bekerja untuk Ibadah, Mengabdi untuk Masyarakat”.
Ia menekankan kepada seluruh anggota Polres Trenggalek bahwa setiap langkah seorang polisi harus dimaknai sebagai bentuk ibadah.
“Setiap tugas harus dilandasi iman dan takwa yang kuat, keikhlasan tinggi, serta mental kepribadian yang baik,” tegas Ridwan.
Ia juga mengingatkan bahwa sikap dan tindakan anggota Polri harus menjadi contoh serta teladan bagi masyarakat.
Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat berarti seluruh tindakan kepolisian, baik individu maupun kesatuan, harus berorientasi pada kepentingan masyarakat, menjunjung nilai-nilai kemanusiaan, dan menjaga peradaban.
“Saya minta semua anggota memahami dan melaksanakan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing satuan dan fungsi,” jelasnya.
Sebagai Kapolres Trenggalek, Ridwan berkomitmen meningkatkan profesionalisme anggota dan memperbaiki pelayanan publik yang lebih humanis.
“Saya akan mengajak seluruh anggota untuk bekerja lebih profesional, serta meningkatkan pelayanan yang lebih humanis kepada masyarakat,” pungkasnya.






