Soroti Masalah Pendidikan, GMNI Trenggalek Datangi Kantor Dewan

Senin, 5 Mei 2025 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi teatrikal GMNI Trenggalek di depan gedung DPRD Trenggalek

Aksi teatrikal GMNI Trenggalek di depan gedung DPRD Trenggalek

RagamWarta.com – Resah dengan berbagai persoalan dalam dunia pendidikan, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Trenggalek menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Trenggalek pada Senin (5/5/2025).

GMNI Trenggalek tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB. Setibanya di lokasi, mereka langsung menggelar orasi serta aksi teatrikal bertema penyimpangan dalam dunia pendidikan.

Koordinator aksi, Genta Aditya Pranayan menyebutkan bahwa GMNI Trenggalek membawa lima tuntutan utama dalam aksinya yang juga sebagai peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertama, adanya praktik korupsi dalam sektor pendidikan. Kedua, mahalnya biaya pendidikan dan pentingnya mewujudkan pendidikan gratis,” ujarnya.

Selain itu, massa juga menyoroti persoalan politisasi pendidikan dan ancaman terhadap kebebasan akademik, kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan, serta penurunan kualitas pendidikan.

“Kami juga menemukan indikasi penyalahgunaan dana BOS. Misalnya, dua buku yang dimasukkan dalam pengadaan buku sekolah. Buku disiplin lalu lintas seharga Rp350 ribu dan buku antikorupsi seharga Rp1,5 juta,” ungkap Genta.

Buku yang disoroti GMNI Trenggalek, diduga pihak sekolah diminta beli buku tersebut menggunakan Dana Bos

Ia juga menyoroti maraknya pungutan di sekolah negeri. Mulai dari pungutan dari biaya masuk, wisuda, hingga kebutuhan lainnya.

Terakhir, GMNI Trenggalek kembali menitikberatkan kekerasan seksual yang masih kerap terjadi di berbagai jenjang, mulai dari SMA, perguruan tinggi, hingga pondok pesantren.

“Setiap tahun angka kekerasan seksual meningkat, yang paling banyak di lingkungan Universitas, kedua Pondok Pesantren dan selanjutnya jenjang SMA dan SMK. Dimana fungsi pengawasan dari pemerintah,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan
Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi
Bantuan Sosial Kemensos Trenggalek Rp191 Juta Disalurkan ke 68 Warga, Ini Syarat Penerimanya
Pegawai DPMD Trenggalek Ditemukan Meninggal di Mushola, di Duga Serangan Jantung
Vonis Masduki Bertambah, Total Hukuman Jadi 11 Tahun Penjara
Fortuner Tertimpa Batu di Trenggalek-Ponorogo Km 16, Jalur Ditutup Total Sementara
Balita di Banaran Tenggelam di Kubangan Galian C, Diduga Terpeleset Saat Bermain
Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:07 WIB

Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:04 WIB

Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi

Rabu, 29 April 2026 - 18:04 WIB

Bantuan Sosial Kemensos Trenggalek Rp191 Juta Disalurkan ke 68 Warga, Ini Syarat Penerimanya

Jumat, 24 April 2026 - 16:22 WIB

Pegawai DPMD Trenggalek Ditemukan Meninggal di Mushola, di Duga Serangan Jantung

Kamis, 23 April 2026 - 19:08 WIB

Vonis Masduki Bertambah, Total Hukuman Jadi 11 Tahun Penjara

Berita Terbaru

Plt Kepala MIN 1 Trenggalek, Sanusi usai ikuti hearing di kantor DPRD Trenggalek, Rabu (15/7/2026).

Berita

MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:07 WIB

Suasana hearing antara antara wali murid MIN 1 Trenggalek dengan pihak sekolah di gedung DPRD Trenggalek.

Parlemen

Harga LKS Kemahalan, Wali Murid MIN 1 Trenggalek Wadul Dewan

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:07 WIB