Bekas Galian C di Ngetrong Karangan Telan Korban, Bocah 8 Tahun Tewas Tenggelam

Rabu, 25 Juni 2025 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi kubangan air bekas galian C di Desa Ngentrong, Kecamatan Karangan, Trenggalek yang memakan satu korban jiwa. (Foto: Kabar Trenggalek)

Lokasi kubangan air bekas galian C di Desa Ngentrong, Kecamatan Karangan, Trenggalek yang memakan satu korban jiwa. (Foto: Kabar Trenggalek)

RagamWarta.com – Kubangan air bekas galian C di Desa Ngentrong, Kecamatan Karangan, Trenggalek, menelan korban jiwa. Korban masih anak-anak berjenis kelamin laki-laki ditemukan meninggal pada Selasa (24/6/2025) sore.

Korban berinisial F (8), warga RT 11 RW 02 Desa Ngentrong, dilaporkan tengah bermain air bersama empat temannya sebelum kejadian tragis itu terjadi.

Kepala Desa Ngentrong, Nurhadi Sofwan menjelaskan bahwa kronologi peristiwa berdasarkan keterangan saksi anak-anak yang berada di lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemarin ada lima anak di lokasi itu. Satu anak mandi dengan tiga kali terjun, dan ketiga tenggelam. Terus temannya yang satu mau menolong namun ndak mampu, kemudian lari kasih informasi ke warga,” ujar Nurhadi, dikutip dari Kabar Trenggalek, Rabu (25/6/2025).

Setelah dilakukan pencarian oleh warga, korban berhasil ditemukan dan langsung dibawa pulang ke rumah orang tuanya. Nurhadi kemudian ikut mendampingi keluarga membawa korban ke rumah sakit.

“Karena selang waktu anak tadi mencari bantuan agak lama, akhirnya ditemukan dan dibawa ke rumahnya. Kemudian saya bawa ke rumah sakit bersama ibunya dan kakeknya,” lanjutnya.

Namun sesampainya di RSUD dr. Soedomo Trenggalek, nyawa bocah malang itu tak dapat diselamatkan. Humas rumah sakit, Sujiono, menyebut korban datang dalam kondisi tidak bernyawa.

“Kemarin, sekitar pukul 16.10 WIB, kami menerima jenazah F. Saat datang ke IGD sudah dalam kondisi Dath On Arrival (DOA), sudah meninggal dunia,” terang Sujiono.

Dari hasil visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hanya terdapat lebam yang merupakan bagian dari proses kematian akibat tenggelam.

“Menurut keterangan dokter jaga, korban baru saja bermain di kolam sekitar lokasi tersebut. Setelah diperiksa, sekitar pukul 16.30 WIB jenazah dibawa pulang oleh keluarga,” imbuhnya.

Pihak keluarga juga telah menerima kejadian ini dan menganggap sebagai musibah.

“Kemarin dari pihak orang tua tepatnya ayah yang saat ini berada di Kalimantan sudah video call. Katanya pasrah dan ikhlas, itu musibah,” pungkas Nurhadi.

 

Berita Terkait

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel
Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok
Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta
Hasil Pemeriksaan Makanan MBG SPPG Karangan Terungkap, Bacillus Cereus Ditemukan
Lapak UMKM FJTT 2026 Dibobol, 2 Stan Jadi Sasaran
Patroli Gentong Polres Trenggalek Bergerak Bantu Warga Hadapi Kemarau Panjang

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta

Berita Terbaru