Jalan Malasan dan Jembatan Bangunsari Pule Terakomodir DAK Pusat, Cair 19 Miliar

Senin, 6 Oktober 2025 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gapura desa Malasan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek. (Foto : Google Maps)

Gapura desa Malasan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek. (Foto : Google Maps)

RagamWarta.com – Kabar baik datang untuk Kabupaten Trenggalek. Pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025 mengakomodir dua usulan infrastruktur penting dari Pemkab Trenggalek.

Pertama perbaikan ruas jalan Malasan sampai Tulungagung di Kecamatan Durenan dan kedua pembangunan jembatan Bangunsari di Kecamatan Pule. Total anggaran yang disetujui mencapai sekitar Rp19 miliar.

Sesuai penjelasan Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Trenggalek, Anjang Purwoko  bahwa kabar diterimanya dua usulan tersebut menjadi angin segar di tengah keterbatasan fiskal daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah kemarin sudah terverifikasi dan terakomodir. Yang pertama untuk ruas jalan Malasan sampai perbatasan Tulungagung, dan yang kedua itu untuk jembatan Bangunsari di Pule. Ada totalnya sekitar 19 miliar ini,” terang Anjang, Senin (6/10/2025).

Pihaknya juga menjelaskan bahwa tidak banyak daerah di Jawa Timur yang berhasil mendapatkan alokasi DAK untuk sektor infrastruktur tahun ini.

“Memang di Jawa Timur yang terakomodir hanya tiga kabupaten termasuk Trenggalek. Jadi alhamdulillah ini merupakan kabar bagus buat Trenggalek,” ujarnya.

Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Trenggalek, Anjang Purwoko saat dikonfirmasi, Senin (6/10/2025).

Terkait kondisi dua infrastruktur tersebut, Anjang menuturkan bahwa keduanya memang sangat membutuhkan penanganan segera. Pasalnya sudah masuk kategori rusak berat.

“Yang di Malasan kondisinya rusak parah. Kalau kita lewat ke sana, itu sudah masuk kategori rusak berat. Sedangkan jembatan Bangunsari putus sejak beberapa tahun lalu akibat bencana,” jelasnya.

Anjang juga menegaskan bahwa kedua proyek tersebut sangat vital bagi masyarakat sekitar karena menjadi jalur utama konektivitas.

“Kalau jembatan itu kan penghubung jalur akses, ketika terputus pasti akan menghambat, meskipun sudah ada bangunan sementara. Sedangkan jalan di Malasan karena rusak berat juga membuat waktu tempuh jadi lama,” imbuhnya.

Ia menambahkan, setelah disetujui oleh pemerintah pusat, tahap berikutnya yang harus dilakukan adalah menyiapkan dokumen perencanaan teknis agar proyek bisa segera direalisasikan.

“Tugas kita sekarang menyiapkan dokumen perencanaannya di tahun ini. Kalau sudah dinyatakan lengkap, insyaallah tahun depan bisa segera dilaksanakan,” pungkas Anjang.

 

Berita Terkait

72 Calon Paskibraka Trenggalek 2026 Mulai Jalani Pemusatan Pelatihan
Update Penemuan Bayi di Desa Banaran, Akan Diserahkan ke PPSA B Sidoarjo
Kominfo Klaim Sinyal Internet di Trenggalek Merata, Sudah Tidak Ada Blank Spot
Sayembara Logo Hari Jadi Trenggalek Tinggal 1 Hari, Kominfo: Haram Gunakan AI
JLS Trenggalek Dapat Bantuan Rp19 Miliar untuk Pembebasan Lahan
Mas Syah Peringati Hari Anak Sedunia, Ingatkan Anak Tak Sembarangan Curhat di Medsos
Dana Pilkades Trenggalek Dianggarkan Rp5,9 Miliar, Tahapan Dimulai Oktober
PA Trenggalek Tempati Gedung Baru, Akhiri Penantian Bertahun-tahun

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:02 WIB

72 Calon Paskibraka Trenggalek 2026 Mulai Jalani Pemusatan Pelatihan

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:04 WIB

Update Penemuan Bayi di Desa Banaran, Akan Diserahkan ke PPSA B Sidoarjo

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:04 WIB

Kominfo Klaim Sinyal Internet di Trenggalek Merata, Sudah Tidak Ada Blank Spot

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05 WIB

Sayembara Logo Hari Jadi Trenggalek Tinggal 1 Hari, Kominfo: Haram Gunakan AI

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:04 WIB

JLS Trenggalek Dapat Bantuan Rp19 Miliar untuk Pembebasan Lahan

Berita Terbaru