RagamWarta.com – Pengamanan Malam Natal di Trenggalek dilakukan jajaran Polres Trenggalek melalui sejumlah langkah terpadu untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif.
Langkah ini diambil untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif sehingga umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Patroli Skala Besar Jaga Kondusivitas Wilayah

Polres Trenggalek menggelar patroli skala besar gabungan dengan melibatkan sedikitnya satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel dari unsur Polri, TNI, Polisi Militer, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Patroli ini difokuskan pada titik-titik rawan serta lokasi keramaian di wilayah Kabupaten Trenggalek.
Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki turun langsung memimpin jalannya patroli bersama pejabat utama Polres Trenggalek. Kehadiran pimpinan di lapangan menjadi bentuk komitmen dalam menjaga keamanan malam Natal.
“Kita all out melakukan pengamanan malam Natal. Kita pastikan kondusif sehingga saudara-saudara kita yang merayakan Natal bisa beribadah dengan tenang, aman, dan nyaman. Total ada 29 gereja yang melaksanakan ibadah misa Natal, dan hari ini terdapat tiga gereja yang menggelar misa,” ujar AKBP Ridwan Maliki, Rabu (24/12/2025) malam.
Rombongan patroli diberangkatkan dari halaman Mapolres Trenggalek dengan iring-iringan kendaraan Patwal Satlantas, mobil patroli lintas instansi, serta kendaraan patroli roda dua.
Dengan mengendarai sepeda motor trail, Kapolres Trenggalek berkeliling menyusuri kawasan pusat kota hingga sejumlah titik keramaian.
Sterilisasi Gereja Jadi Bagian Pengamanan Malam Natal di Trenggalek

Selain patroli skala besar, Polres Trenggalek juga menerjunkan tim khusus untuk melakukan sterilisasi gereja yang melaksanakan ibadah Natal. Tim ini bertugas memastikan tidak ada barang berbahaya sebelum ibadah dimulai.
Dikonfirmasi terpisah, AKBP Ridwan Maliki menjelaskan bahwa tim sterilisasi dipimpin oleh seorang perwira dengan lima anggota yang dibekali peralatan khusus, seperti metal detector dan mirror detector.
“Kebetulan hari ini ada tiga gereja yang melaksanakan ibadah Natal yakni Gereja Santa Maria, Gereja Utusan Pantekosta, dan GKJW,” ujarnya.
Sebelum ibadah berlangsung, tim sterilisasi bergerak lebih awal ke lokasi dan berkoordinasi dengan pengurus gereja. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap setiap ruangan dan barang yang dianggap mencurigakan.
Tidak hanya bagian dalam gedung, area luar seperti halaman, taman, hingga lokasi parkir juga turut diperiksa.
“Dalam prosesnya kami didampingi oleh pengurus gereja. Semua diperiksa secara detail, termasuk lokasi parkir, taman, dan area lainnya,” imbuhnya.
Setelah dinyatakan aman, hasil sterilisasi dicatat dalam berita acara dan diserahkan kepada petugas pengamanan. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan barang-barang berbahaya yang dapat mengganggu jalannya ibadah Natal.






